Masuk
Daftar
Close
Beranda
Edit Profil
Tulis Karya
Keluar
P
e
n
a
k
o
t
a
.
id

Cara Kartunis Eko Faizin Bantu Korban Gempa Sulteng

oleh Redaksi

Selain berdonasi kegiatan itu juga sekaligus mencari tahu respon masyarakat terhadap karya tersebut di tengah masa pemilihan Presiden (Pilpres)

Penakota – Suasana mencengkam telah menyelimuti kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (28/9/18) lalu. Bencana alam gempa dan tsunami dengan sekejab meluluhlantakkan bangunan dan melahirkan banyak korban jiwa.

Hingga sekarang, daerah tersebut masih menjadi sorotan banyak pihak, tak terkecuali  Kartunis Kota Pekanbaru, Eko Faizin. Demi membantu masyarakat Palu dan sekitarnya yang terdampak gempa dan tsunami,  Eko, atau yang akrab dikenal dengan sapaan Fakartun, melelang karikatur wajah Calon Presiden (Capres) Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo. Jika karikatur itu laku nantinya, hasil penjualannya akan ia donasikan seluruhnya kepada korban.

Bagi Eko, ihwal rencananya ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan muatan politik,  melainkan untuk menguji sejauh mana pendukung keduanya untuk berderma membantu korban di Palu, Donggala dan sekitarnya.

“Lelang karikatur itu diluncurkan bekerja sama dengan sejumlah seniman dan aktivis di kedai kopi Kopikirapa di Jalan Kuau, Pekanbaru, mulai Sabtu(6/10) malam,” ujar Eko, Minggu (7/10).

Karikatur tersebut, dikatakannya, kini bisa dilihat langsung di kedai Kopikirapa, dan juga di media sosial (medsos) instagram @kopikirapa. Karikatur Jokowi dan Prabowo itu dibuat dengan spidol hitam dengan ukuran kertas A3, berbingkai hitam.

Berdasarkan pengakuan Eko, selain berdonasi kegiatan itu juga sekaligus mencari tahu respon masyarakat terhadap karya tersebut di tengah panasanya kontestasi pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Ini merupakan salah satu bentuk eksperimen sosial yang ia lakukan  karena selama ini dua tokoh tersebut selalu diperbincangkan dan diperdebatkan.

“Meskipun ada perbedaan politik, harusnya kita fokus bahu membahu membantu sesama," tegasnya.

Selain karikatur kedua Capres untuk 2019, diketahui Eko juga menggambar sosok Presiden ke-4 Indonesia, KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. "Saya kebetulan memang mengidolakan Gus Dur," ujarnya.

Tidak lama setelah lelang dibuka, respon yang masuk cukup bagus karena sudah ada beberapa orang yang menanyakan dan menawarkan karikatur tersebut dari pengunjung maupun yang menghubungi melalui medsos.

“Lelang karikatur tersebut dibuka dengan harga Rp300.000 per karya,” lanjut Eko.

Selain karikatur para Capres, Fakartun juga akan terus membuat karikatur tokoh lokal di Riau atau sesuai keinginan pembeli dan hasilnya akan didonasikan.

"Yang penting untuk donasi korban gempa Palu dan sekitarnya," katanya.

Manajer Kopikirapa sekaligus koordinator lelang dan donasi, Zamzami, menambahkan proses lelang akan berlangsung hingga 12 Oktober 2018. Bagi yang tertarik, bisa langsung ikut mengisi komen di unggahan karya di instagram Kopikirapa.

Ia mengatakan, ada juga lelang kaos oblong dari Semakata dan pembukaan donasi baju layak pakai yang bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Pekanbaru untuk penyalurannya ke korban bencana Sulteng.

Perlu diketahui, jumlah korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah telah mencapai 1.649 orang. Ini adalah jumlah yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 6 Oktober 2018 kemarin, alias H+8.

Sebanyak 1.649 korban meninggal itu rinciannya di Donggala 159 orang, Palu 1.413 orang, Sigi 64 orang, Parigi Moutong 12 orang, Pasang Kayu, Sulawesi Barat 1 orang.

Sementara korban luka berat mencapai 2.549 orang yang saat ini dirawat di rumah sakit. Sedangkan korban hilang 265 orang. Korban tertimbun ada 152 orang.

(Penakota-fdm/fdm)

Bagikan

Ngobrol yuk!

Berburu Ruang Digital bagi Sastra Daerah
Hikayat Pendidikan Anak Terpapar HIV AIDS