Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya

Rusabesi

Komunitas Sastra

Jakarta, Universitas Islam Negeri

Rusabesi, sebagai organisasi yang tidak terikat dengan lembaga atau institusi tertentu, atau yang sering disebut sebagai komunitas ini tengah membenahi dapurnya. Semacam menata ulang tata letak kitchen set ke tempat-tempat yang memiliki nilai artitistik lebih. Hal tersebut dilakukan atas dasar pandangan visioner dari masing-masing anggotanya melalui mufakat.

Sebagai komunitas sastra, Rusabesi masih di dalam fase batita. Dengan mengusung visi belajar sastra dan kebudayaan bersama-sama tanpa intervensi politik praktis, Komunitas Rusabesi berdiri tepat 11 Oktober 2014 dengan mengusung beberapa program kerja. Salah satunya diskusi rutin setiap Kamis yang bertempat di selasar Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora, Legoso, dan selasar Auditorium Harun Nasution.
 
Penting kiranya bagi Rusabesi untuk memikirkan maak-masak rencana jangka panjang yang akan mereka tempuh mumpung usianya masih bayi. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan membuat struktur komunitas yang bisa menjadi landasan alur distribusi tanggung jawab dari masing-masing anggotanya. Struktur kepengurusan tersebut merupakan bentuk optimisme Rusabesi untuk mewujudkan visinya, dan juga sebagai tindakan konkret bahwa masih banyak hal yang ingin dilakukan oleh masing-masing anggotanya guna memperkaya ilmu dan pengetahuan serta berkontribusi untuk dunia literasi.
 
Proses pembuatan struktur kepengurusan Rusabesi tidak dilakukan melalui cara asal tunjuk atau melalui sistem voting, melainkan melalui musyawarah dengan menjelaskan alasan-alasan dari setiap anggotanya dan yang terpenting adalah bahwa di dalam proses pemilihan, setiap anggotanya ditawarkan terlebih dahulu apakah ia tertarik untuk belajar lebih dalam setiap pembagian tanggung jawab yang ada pada struktur kepengurusan tersebut.
 
Bagaimanapun juga, ruang ini dan setiap anggotanya masih akan terus berbenah dan belajar agar bisa terus berkontribusi untuk dunia literasi hingga sepuluh atau bahkan lima puluh tahun ke depan. Amin.
 

Bagikan Cemilan

Pilih salah satu pilihan dibawah