Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya

Moksa

Komunitas Teater

Jakarta, Sarang Moksa, Jl. Buaran II, No.50, RT.05, RW.13, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur

Sebuah Komunitas Seni untuk para pemuda yang didirikan pada tanggal 30 Desember 2017. Sejak awal berdirinya Komunitas Moksa (Pemoeda Berkesenian), komunitas ini mencoba menghimpun beberapa pemudi/a dalam latar belakang seni yang berbeda-beda. Tujuan dibentuknya komunitas ini adalah sebagai wadah untuk melahirkan pemuda berkesenian, juga sadar akan nilai seni dan budaya. Melalui MOKSA, diharapkan mampu membangun pemudi/a Indonesia menjadi pemuda yang kritis, etis dan estetis.

 

Moksa merupakan singkatan dari Pemoeda Berkesenian yang menjadi identitas komunitas ini sebagai wadah pengembangan berkesenian pemudi/a. Moksa itu sendiri memiliki makna kebebasan dari ikatan duniawi. Hubungan makna Moksa dengan gerakan Pemoeda Berkesenian ini sebenarnya karena selain alasan estetis, kesenian juga mengajarkan tentang konsep seni untuk masyarakat yang memberi nilai kehidupan. Di samping itu, makna kebebasan yang dimaksud dalam gerakan Pemoeda Berkesenian ini ialah kebebasan dalam berkarya, berekspresi dan berkesenian sesuai dengan Budaya Indonesia, Budaya Pancasila.

 

Sejak awal terbentuknya Komunitas Moksa, Sarang Moksa (Jl. Buaran II, No.50, RT.05, RW.13, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur) selalu menjadi tempat yang asik untuk guyub, penggalian nilai-nilai seni melalui diskusi dan latihan berkesenian. Agenda rutin diskusi setiap Minggu Malam yang juga diselingi latihan-latihan seni menjadi kunci bersama dalam mengikat tali kekeluargaan di setiap anggotanya. Proyeksi dari setiap kegiatan keseniannya adalah pada sebuah pementasan teater. Setiap tahun, Komunitas Moksa mengadakan pementasan teater dengan naskah dari anggotanya sendiri yang mengangkat isu-isu kemanusiaan.

 

Komunitas Moksa berdiri secara mandiri, atas dasar kepedulian pemudi/a usil yang suka ngeguyub bareng dan memiliki latar kesenian yang berbeda-beda. Tanpa adanya campur tangan dari pihak-pihak kaku, Komunitas Moksa selalu mencoba berkembang melalui pengoptimalan sumber daya yang ada dan dibarengi dengan proses kreatif.

 

Kekinian, kesenian selalu dianggap tabu dalam menjawab persoalan-persoalan zaman yang semakin pragmatis. Diharapkan melalui Komunitas Moksa, mampu mendongkrak sendi-sendi pemudi/a dalam  menggali nilai-nilai tradisi serta mengembalikan kebudayaan secara umum dan kesenian secara khusus sebagai fitrahnya dalam tonggak kebudayaan nasional.

 

Atas segala doanya, tabik.

Bagikan Cemilan

Pilih salah satu pilihan dibawah