Masuk
Daftar
Close
Beranda
Edit Profil
Tulis Karya
Keluar
P
e
n
a
k
o
t
a
.
id

Galeh Pramudianto

Tentang Kontributor

Bekerja sebagai pengajar dan masih terus bercita-cita tinggal di Asgardia. Naskah teaternya Poligon masuk nominasi Rawayan Awards 2017 (DKJ). Puisi-puisinya dimuat di media lokal dan nasional. Beberapa cerpennya termaktub di buku Kelas Melamun (2017). Buku puisi perdananya Skenario Menyusun Antena (IBC, 2015). Biografinya masuk buku Apa dan Siapa Penyair Indonesia (2017)

Tempat, Tanggal Lahir
Jakarta , 20 June, 1993

Artikel Galeh Pramudianto

Kesibukan Mengamati Sampah: Catatan Ringkas Atas 'Teks Cacat di Luar Tubuh Aktor' Afrizal Malna

22 December, 2017

“Aku adalah metafora yang gagal merumuskan kenyataan. Gagal berhubungan dengan kalimat-kalimat yang sering kau gunakan. Lindungilah aku dari nafsu menciptakan makna, agar manusia tetap dihormati di muka bumi ini.” -Bagian-Bagian Sampah...

Lihat Selengkapnya

Black Mirror dan Kecemasan yang Berkedut

15 December, 2017

Penakota.id - Medium is the message adalah pasase yang tersohor dari ilmuwan Marshall McLuhan. Ia mengatakan bahwa media itu sendiri lebih penting daripada isi pesan yang disampaikan oleh media tersebut. McLuhan juga menyebutkan bahwa media...

Lihat Selengkapnya

POSTHASTE : Tubuh Indonesia yang Polifonik

23 June, 2017

Penakota.id - Apakah persepsi? Apakah bunyi? Apakah bahasa? Apakah ruang? Apakah tubuh? Pertanyaan pertanyaan tersebut hadir lewat POSTHASTE (sebuah pergulatan 34 tahun) Teater Payung Hitam dengan sutradara Rahman Sabur. Posthaste diselenggarakan...

Lihat Selengkapnya
Tutup

Bagikan profil Galeh Pramudianto