Masuk
Daftar
Close
Beranda
Edit Profil
Tulis Karya
Keluar
P
e
n
a
k
o
t
a
.
id

Pengikut Aris Rahman

Aris Rahman Purnama Putra

5
Pengikut
0
Mengikuti
Tentang Penulis
Seorang penulis yang suka menulis dan tidak bisa menggambar dan suka menyanyi dan suka menonton film dan suka menulis cerpen kadang juga menulis sesuatu yang sebut sajalah itu puisi atau kalau kamu tidak menganggapnya sebagai puisi juga tidak apa.
Tempat, Tanggal Lahir
Sidoarjo , 12 July, 1995
Username Penakota
penakota.id/penulis/ArisRahmanPurnamaPutraGS/
Puisi
Cerpen

Cerpen Aris Rahman

Aris Rahman belum menulis satu pun Cerpen

Puisi Aris Rahman

Sebuah Kejadian Sehari-hari yang Over Psychedelic dalam Mata Seorang Indigo
Puisi

aku berjalan dan berjalan dan menemukan tubuhmu sayangku terbakar di aspal jalan trotoar pinggiran di perempatan penuh karat penuh laknat penuh kepala yang bergeletakan menggelinding ke sana kemari dan mencari bau gosong tubuh. aku tahu ini bau...

: 36 | : 0 | : Jumat, 14 Sepember 2018 - 14:36

deepweb yang lebih manusiawi ketimbang kolom sastra media kita
Puisi

itu di depan yang lo liat itu gedung tempat kerja gue akan jadi tempat gue mampus exactly leaving this fucking world dengan cara yang sesuai dengan ars poetica tubuh gue bakal digantung tubuh gue bakal dibakar over the top neraca...

: 59 | : 0 | : Jumat, 14 Sepember 2018 - 14:36

rayuan imajiner akun @lonelinessman kepada @woman_needattention dalam aplikasi live chat atawa kehid
Puisi

semua orang gue pikir punya definisi kehilangannya masing-masing semua orang punya kesepiannya masing-masing plz send ur boobs as soon as possible supaya kita bisa saling dekat saling hangat persetan dengan bokap...

: 14 | : 0 | : Jumat, 14 Sepember 2018 - 14:34

kenakalan remaja di era psikedelia
Puisi

1/ sebatang korek api; tak pernah cukup terang! tak pernah cukup hangat! 2/ seekor kelinci meloncat ke dalam matamu tak pernah kelihatan lagi 3/ kota tanpa stasiun, dan kereta terus berjalan kecuali saat hujan turun 4/ malam...

: 24 | : 0 | : Senin, 30 April 2018 - 16:43

good friday experiments
Puisi

aku tak pernah lagi merasa di sini, di sana atau di situ di mana pun tak berada di esok, kemarin, atau hari ini menggigil di ruangan gelap dan dingin tanpa saklar lampu tanpa pernah dapat melihat ujung hidungku...

: 15 | : 0 | : Senin, 30 April 2018 - 16:38

traffic light drama dalam urban life yang makin kompleks
Puisi

tak pernah ada sejarah kayuhan pedal bisa menyalip lamborghini dengan mesin suspensi tinggi tapi jangan kira handuk kecil yang melilit di leher tidak sedingin kamar tidurmu yang gedong itu kamu boleh saja menyewa lima motor...

: 20 | : 0 | : Selasa, 3 April 2018 - 12:30

(failed)videoplayback.mp4
Puisi

aku cuma ingin menyanyi susu murni diamdiam sebelum polisi internet datang menghajar situs yang murni menyembunyikan audiovisual ini dalam sebuah teks yang normies berhenti dalam peristiwa pembakaran ilmuan dengan bahan bakar...

: 18 | : 0 | : Selasa, 3 April 2018 - 12:30

gangguan teknis saat peristiwa membersihkan kuping
Puisi

1/ mari berteriak Zeke! Zeke! saat membersihkan kuping sebab telingamu setelahnya akan membalas dengan suara tuuut dan atap gedung-gedung berubah menjadi pelangi 2/ mari menelan ecsy! ecsy! saat membersihkan...

: 16 | : 0 | : Selasa, 3 April 2018 - 12:29

kejangkejang produk berbahasa
Puisi

saat gue refreshing jangan nyalain lampunya dong, cyiiinn ada sekotak susu di atas kulkas hasil peras sendiri xvideos.com /big boobs/big ass/milf/ internet sehat dalam kepala yang kejangkejang jangan banyak berisik dong,...

: 14 | : 0 | : Selasa, 3 April 2018 - 12:28
Tutup

Bagikan profil Aris Rahman