Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya

Dyan Amatir

Jakarta

3

Mengikuti

7

Pengikut

Dyan Amatir

Jakarta
Tentang Penulis

mencintai kopi dan senja, juga kamu yang senang mendengarkan ceritaku tanpa jeda.

Tempat,tanggal lahir

Jakarta, 22 Mei 1987

Media Sosial

Semua

(8)

Puisi

(8)

Cerpen

(0)

Naskah Drama

(0)

Resensi

(0)
Kamis 08 November 2018
-

Aku berpulang pada sujud-sujud yang pernah terlewat, sujud-sujud yang terlupa, memanjatkan berbagai rasa yang selalu mengendap di pusara jiwa. Merengkuh lemas pada alas yang pernah terabaikan, berpasrah pada kuasa semesta yang Maha Luas dan tak terhingga. Aku terbang...

0 Penulis Terpikat
0
28
Kamis 01 Maret 2018
-

Aku menjadi hilang arah, selalu linglung ketika marah. Butuh aroma yang menghangatkan juga menenangkan, seperti bau menyan yang datang ditiap malam. Bau ini aku suka, sekarang aku dimana? apakah sudah diantara ruh yang tak bernyawa? aku mencari namaku dian...

0 Penulis Terpikat
0
44
Senin 23 Oktober 2017
-

Sekali lagi aku terjebak pada bau hujan, aroma khasmu Tuan, menarik Ku kembali pada sudut ruangan itu. Sudut rumahmu diujung kota Hujan, yang biasa aku datangi setiap akhir pekan. ‌Tuan hujan, kamu mempersilakan aku masuk, agar aku tak kedinginan. Aku ter...

0 Penulis Terpikat
0
143
Senin 23 Oktober 2017
-

Kamu bilang Rindu, Tapi tidak mau bertemu. Kamu bilang kesepian, Tapi kamu lebih pilih sendirian. Kamu bilang tak punya cukup waktu, Padahal aku siap menunggumu. Ah kamu, bermulut manis, seperti puisi-puisi yang pernah kau tulis. Aku punya solusi, asal...

0 Penulis Terpikat
0
147
Minggu 22 Oktober 2017
-

semesta. malam ini aku mengaku kalah, aku jatuh lagi, pada egoku yang meninjuku hingga hancur, habis semua, tanpa tersisa. oh semesta, sesalkupun tak ada guna, rasa sakit pada kepala tak terhingga, khawatirku menendangku, terperosok ke jurang kegelapan...

0 Penulis Terpikat
0
132
Sabtu 21 Oktober 2017
-

Pernah merasa hilang? hilang dalam bising, hilang sendiri, hilang tanpa arah, hilang terpendam, hilang lalu pergi, atau hilang dalam diam hilang bersama, hilang bermunculan, hilang lalu kembali, hilang lalu lalang, melayang. kalimat tidak lagi terucap ata...

0 Penulis Terpikat
0
90
Kamis 19 Oktober 2017
-

Warna merah merona seperti biasa, ia datang bersama para pengelana, membawa gumpalan awan hitam, bergulung-gulung tak terhingga terasa kelam memang, sampai burung enggan berlarian dihadapanya Apakah ini pertanda, tanda akan adanya air tumpah dari atas kepala?...

0 Penulis Terpikat
0
92
Kamis 19 Oktober 2017
-

Nanti dulu, jangan buru-buru aku hampir saja putus asa, menunggu cintamu ditiap senja, menanti jiwamu bersauh, bersatu dalam satu tubuh, karena aku ingin kamu utuh. hampa ini membuatku tersiksa, meraung haus lelah berharap, terlalu lama aku jeda, menikmati...

0 Penulis Terpikat
0
117
Dyan belum menulis satupun cerpen
Kamis 08 November 2018
-

Aku berpulang pada sujud-sujud yang pernah terlewat, sujud-sujud yang terlupa, memanjatkan berbagai rasa yang selalu mengendap di pusara jiwa. Merengkuh lemas pada alas yang pernah terabaikan, berpasrah pada kuasa semesta yang Maha Luas dan tak terhingga. Aku terbang...

0 Penulis Terpikat
0
28
Kamis 01 Maret 2018
-

Aku menjadi hilang arah, selalu linglung ketika marah. Butuh aroma yang menghangatkan juga menenangkan, seperti bau menyan yang datang ditiap malam. Bau ini aku suka, sekarang aku dimana? apakah sudah diantara ruh yang tak bernyawa? aku mencari namaku dian...

0 Penulis Terpikat
0
44
Senin 23 Oktober 2017
-

Sekali lagi aku terjebak pada bau hujan, aroma khasmu Tuan, menarik Ku kembali pada sudut ruangan itu. Sudut rumahmu diujung kota Hujan, yang biasa aku datangi setiap akhir pekan. ‌Tuan hujan, kamu mempersilakan aku masuk, agar aku tak kedinginan. Aku ter...

0 Penulis Terpikat
0
143
Senin 23 Oktober 2017
-

Kamu bilang Rindu, Tapi tidak mau bertemu. Kamu bilang kesepian, Tapi kamu lebih pilih sendirian. Kamu bilang tak punya cukup waktu, Padahal aku siap menunggumu. Ah kamu, bermulut manis, seperti puisi-puisi yang pernah kau tulis. Aku punya solusi, asal...

0 Penulis Terpikat
0
147
Minggu 22 Oktober 2017
-

semesta. malam ini aku mengaku kalah, aku jatuh lagi, pada egoku yang meninjuku hingga hancur, habis semua, tanpa tersisa. oh semesta, sesalkupun tak ada guna, rasa sakit pada kepala tak terhingga, khawatirku menendangku, terperosok ke jurang kegelapan...

0 Penulis Terpikat
0
132
Sabtu 21 Oktober 2017
-

Pernah merasa hilang? hilang dalam bising, hilang sendiri, hilang tanpa arah, hilang terpendam, hilang lalu pergi, atau hilang dalam diam hilang bersama, hilang bermunculan, hilang lalu kembali, hilang lalu lalang, melayang. kalimat tidak lagi terucap ata...

0 Penulis Terpikat
0
90
Kamis 19 Oktober 2017
-

Warna merah merona seperti biasa, ia datang bersama para pengelana, membawa gumpalan awan hitam, bergulung-gulung tak terhingga terasa kelam memang, sampai burung enggan berlarian dihadapanya Apakah ini pertanda, tanda akan adanya air tumpah dari atas kepala?...

0 Penulis Terpikat
0
92
Kamis 19 Oktober 2017
-

Nanti dulu, jangan buru-buru aku hampir saja putus asa, menunggu cintamu ditiap senja, menanti jiwamu bersauh, bersatu dalam satu tubuh, karena aku ingin kamu utuh. hampa ini membuatku tersiksa, meraung haus lelah berharap, terlalu lama aku jeda, menikmati...

0 Penulis Terpikat
0
117
Dyan belum menulis satupun Naskah Drama
Dyan belum menulis satupun Resensi

Bagikan Profil

Pilih salah satu pilihan dibawah

Dyan