Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya

Galih Purnomo

Banyumas

4

Mengikuti

2

Pengikut

Galih Purnomo

Banyumas
Tentang Penulis

Jenis manusia yang berasal dari kampung, mengadu nasib ke kota

Tempat,tanggal lahir

Banyumas, 13 Oktober 1994

Media Sosial

Semua

(12)

Puisi

(12)

Cerpen

(0)

Naskah Drama

(0)

Resensi

(0)
Jumat 01 Maret 2019

Detik-detik berlaluKenang sesaat fiksimuRindu masa-masa kelungSaat senyum sudah tak terbendungDulu waktu doa sama satu ikrarTapi masih ada yang selalu berbedaYang akhirnya membuat sadarKetika sudah tak saling sapaEgo yang saling luhurBertahan karna terpaksaMemang seseka...

0 Penulis Terpikat
0
14
Rabu 27 Februari 2019

Kereta tiba pukul pagi Izrail yang menjadi masinisDi pemberhentian keretaJurusan fana ke nyataKereta yang tak perlu landasan jalanDatang tak terdugaTanpa perlu isyaratJika sudah tiba waktunyaBarwijaya, manusia biasaPenghabisan langkah fanaKini ikut dengan keretaDis...

0 Penulis Terpikat
0
10
Senin 25 Februari 2019

Minggu pagi, digenggaman tangan kanan handphone ku genggam, yang kala itu iseng mencari berita. Disebuah kanal berita panas,Ketumui para wanita muda dengan wajah tertutup masker hijau, Salah satu kutipannya, "mereka kerap membuat promo di akhir pekan sebelum s...

0 Penulis Terpikat
0
17
Minggu 24 Februari 2019

Ada yang tak sempat tersampaikan; sebuah kalimat indah juga merusakYang menjadikannya ragu ketika dikatakan, dan menjadi semu bila dibiarkanSebuah candu yang tak tersalurkanDimana khayalan menjadi prioritasSuka dan sukar adalah aku dan kamuKetika aku menyukaimu saa...

0 Penulis Terpikat
0
22
Minggu 23 Desember 2018

Sejak suak menggerutu mengoyak seolah kau yang bersua, sedu terisak mata sembab terhujam kekhawatiran. Menguras telaga tersembunyi di balik sela-sela mata yang tak tampak di wajah. Nona cantik kini kehabisan telaga Dahaga munguras mata, sembab sebab tak berhilir....

0 Penulis Terpikat
0
16
Jumat 21 Desember 2018

Di sebuah tempat Dimana ada irasional. Memunculkan "aku". Kepada pandangan moral. Dimana banyak sorak-sorak tak terima Pelecehan berkembang biak Hukum di buat menguntungkan siapa? Yang kalah merasa senang, yang menang merasa tak terima. Atau hukum dibuat untuk...

0 Penulis Terpikat
0
24
Selasa 18 Desember 2018

Di trotoar Banyak motor parkir sembarangan Dengan ciri khas hijau yang mereka kenakan sembari menanti sesuatu. Lalu petang menjelang, keriuahan di sepanjang jalan, di bawah langit senja terdengar notifikasi panggilan di setiap bangunan bertanda bulan dan bintan...

0 Penulis Terpikat
0
13
Jumat 14 Desember 2018
-

Malam dini hariku Yang sunyi berubah jadi canda Di temani dengam langgam jawa 'Ku bercanda dan tertawa Tak ingin 'ku sudahi malam ini Agar tak jadi pasif ketika datang surya Agar tak jadi semu Sesekali 'ku merayu Mata yang tiba-tiba menolak pejam Tak bi...

0 Penulis Terpikat
0
32
Kamis 13 Desember 2018
-

Datang tanpa salam, perlahan... Tak tahu dari mana arahnya? Masuk kedalam sukma; di dalamnya berkembang jadi rasa Rambu-rambunya hanya nyaman Yang selalu ingin berterus terang Terang yang membuat sukma terpelayang Kepadanya yang datang 'tak bersalam. 13 dese...

0 Penulis Terpikat
0
23
Jumat 07 Desember 2018
-

Keluarlah kalimat itu dari mulutmu Merayuku untuk meninggalkanmu Salahkah aku menuntut mesra? Salahkah aku merajut asa? Berbisik kalimat yang tak ingin ku dengar Kau ingin menjalani hukum agamamu Mengetuk hati pada relung terbesar Salahkah aku meneru harapan p...

0 Penulis Terpikat
0
23
Jumat 07 Desember 2018
-

Yang sama berlantun cerita Dengan kebiaasanku beritual gila 'Ku dengar engkau tertawa Terasa bahagia mendengarnya Malam ini tak terlalu prosa Hanya berbalas canda 'Ku rasa aku mulai suka Dengan tawanya yang bermakna Mulai dan berhenti Saling berganti Itu...

0 Penulis Terpikat
0
23
Kamis 06 Desember 2018
-

Di kegelapan yang tak bisa ku pandang kepada yang Maha sunyi aku pasrah menuntun hati kepada cahaya aku seorang diri Lalu ku bergegas, menyerupa! Lalu ku ayuhkan kaki, Kepada jalan yang tak bersuara, sunyi terdengar langkah telapak kaki-kaki telanjang, di aliran...

0 Penulis Terpikat
0
31
Galih belum menulis satupun cerpen
Jumat 01 Maret 2019

Detik-detik berlaluKenang sesaat fiksimuRindu masa-masa kelungSaat senyum sudah tak terbendungDulu waktu doa sama satu ikrarTapi masih ada yang selalu berbedaYang akhirnya membuat sadarKetika sudah tak saling sapaEgo yang saling luhurBertahan karna terpaksaMemang seseka...

0 Penulis Terpikat
0
14
Rabu 27 Februari 2019

Kereta tiba pukul pagi Izrail yang menjadi masinisDi pemberhentian keretaJurusan fana ke nyataKereta yang tak perlu landasan jalanDatang tak terdugaTanpa perlu isyaratJika sudah tiba waktunyaBarwijaya, manusia biasaPenghabisan langkah fanaKini ikut dengan keretaDis...

0 Penulis Terpikat
0
10
Senin 25 Februari 2019

Minggu pagi, digenggaman tangan kanan handphone ku genggam, yang kala itu iseng mencari berita. Disebuah kanal berita panas,Ketumui para wanita muda dengan wajah tertutup masker hijau, Salah satu kutipannya, "mereka kerap membuat promo di akhir pekan sebelum s...

0 Penulis Terpikat
0
17
Minggu 24 Februari 2019

Ada yang tak sempat tersampaikan; sebuah kalimat indah juga merusakYang menjadikannya ragu ketika dikatakan, dan menjadi semu bila dibiarkanSebuah candu yang tak tersalurkanDimana khayalan menjadi prioritasSuka dan sukar adalah aku dan kamuKetika aku menyukaimu saa...

0 Penulis Terpikat
0
22
Minggu 23 Desember 2018

Sejak suak menggerutu mengoyak seolah kau yang bersua, sedu terisak mata sembab terhujam kekhawatiran. Menguras telaga tersembunyi di balik sela-sela mata yang tak tampak di wajah. Nona cantik kini kehabisan telaga Dahaga munguras mata, sembab sebab tak berhilir....

0 Penulis Terpikat
0
16
Jumat 21 Desember 2018

Di sebuah tempat Dimana ada irasional. Memunculkan "aku". Kepada pandangan moral. Dimana banyak sorak-sorak tak terima Pelecehan berkembang biak Hukum di buat menguntungkan siapa? Yang kalah merasa senang, yang menang merasa tak terima. Atau hukum dibuat untuk...

0 Penulis Terpikat
0
24
Selasa 18 Desember 2018

Di trotoar Banyak motor parkir sembarangan Dengan ciri khas hijau yang mereka kenakan sembari menanti sesuatu. Lalu petang menjelang, keriuahan di sepanjang jalan, di bawah langit senja terdengar notifikasi panggilan di setiap bangunan bertanda bulan dan bintan...

0 Penulis Terpikat
0
13
Jumat 14 Desember 2018
-

Malam dini hariku Yang sunyi berubah jadi canda Di temani dengam langgam jawa 'Ku bercanda dan tertawa Tak ingin 'ku sudahi malam ini Agar tak jadi pasif ketika datang surya Agar tak jadi semu Sesekali 'ku merayu Mata yang tiba-tiba menolak pejam Tak bi...

0 Penulis Terpikat
0
32
Kamis 13 Desember 2018
-

Datang tanpa salam, perlahan... Tak tahu dari mana arahnya? Masuk kedalam sukma; di dalamnya berkembang jadi rasa Rambu-rambunya hanya nyaman Yang selalu ingin berterus terang Terang yang membuat sukma terpelayang Kepadanya yang datang 'tak bersalam. 13 dese...

0 Penulis Terpikat
0
23
Jumat 07 Desember 2018
-

Keluarlah kalimat itu dari mulutmu Merayuku untuk meninggalkanmu Salahkah aku menuntut mesra? Salahkah aku merajut asa? Berbisik kalimat yang tak ingin ku dengar Kau ingin menjalani hukum agamamu Mengetuk hati pada relung terbesar Salahkah aku meneru harapan p...

0 Penulis Terpikat
0
23
Jumat 07 Desember 2018
-

Yang sama berlantun cerita Dengan kebiaasanku beritual gila 'Ku dengar engkau tertawa Terasa bahagia mendengarnya Malam ini tak terlalu prosa Hanya berbalas canda 'Ku rasa aku mulai suka Dengan tawanya yang bermakna Mulai dan berhenti Saling berganti Itu...

0 Penulis Terpikat
0
23
Kamis 06 Desember 2018
-

Di kegelapan yang tak bisa ku pandang kepada yang Maha sunyi aku pasrah menuntun hati kepada cahaya aku seorang diri Lalu ku bergegas, menyerupa! Lalu ku ayuhkan kaki, Kepada jalan yang tak bersuara, sunyi terdengar langkah telapak kaki-kaki telanjang, di aliran...

0 Penulis Terpikat
0
31
Galih belum menulis satupun Naskah Drama
Galih belum menulis satupun Resensi

Bagikan Profil

Pilih salah satu pilihan dibawah

Galih