Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya
PUISI

Lelaki Kecil di Ladang

Oleh JawahirGustavvQ
Di beranda rumah ini
Aku menerima berkat fajar
Yang menyelusup di sela-sela
Kerimbunan pepohonan
Dan sebuah tanya kembali Kau hadirkan

Mengapa tanah subur negeri ini
Tak lagi mampu menghidupi
Hingga bunga-bunga bangsa
Harus bertaruh nyawa
Di tanah seberang yang tidak kita miliki

Abaikah penguasa negeri ini
Pada rakyat-rakyatnya yang tinggal di pelosok desa
Ataukah negeri ini sebatas ibukota dengan segala kesumpekannya
Jakarta telah berubah menjadi firdaus
Sementara Jeddah, Hong Kong, Bangkok, Kuala Lumpur, dan kota-kota di penjuru dunia
Telah menjelma menjadi Kanaan
Yang dijanjikan

Berjuta-juta bunga bangsa
Setiap tahun diekspor
Membanting tulang di negeri orang
Dan tiap-tiap tahun pula
Berjuta-juta orang asing didatangkan
Untuk memenuhi lapangan kerja di negeri ini

Sebab sumber daya manusia kita
kalah saing, kalah kompeten, kalah unggul
Bila dibandingkan dengan
Orang asing yang membanjiri negeri ini

Dan di tengah keriuhan itu
Di pelosok desa ini
Tumbuh seorang anak lelaki
Yang tak mengenal ayahnya
Sebab Ayah hanya pulang setahun sekali
Membawa ringgit untuk nafkah keluarga

Magetan, 29 Januari 2017
Selasa 13 Maret 2018
36
0 Penulis Terpikat
Ditulis oleh

Jawahir Gustav Rizal

JawahirGustavvQ

Lahir di Wonogiri. Tinggal di Surakarta. Mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di program studi Sastra Indonesia Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Tuliskan tanggapanmu tentang Lelaki Kecil di Ladang

Baca karya Jawahir lainnya

Lelaki Kecil di Ladang

Puisi oleh Jawahir Gustav Rizal

Bagikan Karya

Pilih salah satu pilihan dibawah