Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya

Junialdi Sabastian

Boyolali

0

Mengikuti

3

Pengikut

Junialdi Sabastian

Boyolali
Tentang Penulis

-

Tempat,tanggal lahir

Boyolali, 28 Juni 1999

Media Sosial

Semua

(18)

Puisi

(17)

Cerpen

(1)

Naskah Drama

(0)

Resensi

(0)
Kamis 28 Februari 2019

Di belahan dunia satuada yang tengah kikuk memikirkan bagaimana memulai obrolanDi belahan lain duniaada yang telah sibuk mengobral janji-janji manisDi duniaku, kau adalah porosteman setiap langkah pergi dan satu-satunya tempat kembalidan di duniamuaku adalah Phobosperas...

0 Penulis Terpikat
0
4
Kamis 21 Februari 2019

Perempuan dengan tanpa sehelai rambut teruraiDi gerai setengah ramaiMenawarkan barang kepada pelangganNamun tidak satupun bisa menawarkan manismuBerkunjung seharusnya ke tempat-tempat apikSejak kemarin malam, menurutku tak ada yang lebih menarik dikunjungi selain toko e...

1 Penulis Terpikat
0
8
Minggu 30 Desember 2018

Kutunggu sejak rintik langit berjatuhan Akankah hingga telaga mengering Kita masih berjauhan? Kutunggu tumbuh bunga yang aku tanam Akankah hingga angin melepaskan daun terakhir Rindu ini tak akan berakhir? Cemaskah aku kalau nanti telaga berubah jelaga? Cema...

0 Penulis Terpikat
0
19
Minggu 23 Desember 2018

Kita bertemu Ketika langit abu, sedang air turun dari ujung matamu Aku menyapa Bahkan tanpa tahu nama, tak peduli Seketika, serasa ingin menarik mentari dari selimut awan Agar sinarnya membiaskan sirnamu menjadi berbagai warna Yang mungkin tak seindah senyummu,...

0 Penulis Terpikat
0
13
Jumat 19 Oktober 2018
-

Aku akan selalu mengingat Kenangan berharga yang tak akan hilang Dari seseorang yang telah hilang Kau angkuh meski rapuh Kau egois walau mudah nangis Kau ingin dipandang dunia Aku hanya ingin memandangmu Wanita yang suka warna kuning Suka es teh, suka makan,...

0 Penulis Terpikat
0
38
Rabu 05 September 2018

Seperti selepas menunggangi mesin waktu Membawaku pada satu masa, membawakanku akan satu nama Seorang tuan putri dari negeri tetangga Untuk pertama kali melihat dunia Lima ratus lima hari kemudian aku menyusul Dan juga untuk pertama kalinya aku melihat duniaku yang...

0 Penulis Terpikat
0
9
Kamis 26 Juli 2018

Pria penghuni kolong jembatan dengan wanita pemilik kolong langit Sungguh, begitu lucu candaan itu Bagaimana mungkin jajanan pinggir jalan sebagai penghilang lapar Disandingkan dengan secangkir kopi dan secawan kue untuk sekedar menghilangkan bosan? Apakah bisa do...

0 Penulis Terpikat
0
35
Kamis 19 Juli 2018

Aku melihat sepasang mata yang tak menatap Memaksa pandang menetap Seakan sudah lama mengenalnya Padahal sekali pun belum pernah bertemu Kedua cahaya putih besar itu, sekejap menyilaukan Lantas menyeret seluruh hidup ke dalam lubang hitam di tengahnya Helai-...

0 Penulis Terpikat
0
26
Senin 16 Juli 2018
-

Kain terindah bagiku ---adalah rajutan dukacitamu diwarna air mata yang mengalir pada molek tubuhmu Menyelimuti ingin yang semakin dingin Menyatu dengan jiwa yang tak lelah merindu

0 Penulis Terpikat
0
22
Senin 16 Juli 2018
-

Sepasang yang telah hilang Tidak. Bahkan tidak pernah datang dalam undangan mimpiku sekalipun Aku ingin melukisnya dan Menyimpannya untuk diriku sendiri

0 Penulis Terpikat
0
24
Kamis 12 Juli 2018
-

Aku; tembok cina, tembok berlin, tembok kamarmu terbuat dari tumpukan kepala batu merekat bersama mau, malu dan maut berlapis kesal, sesal oleh akan yang terus merahasiakan inginnya sendiri selalu berpura-pura sedang baik-baik saja Ketika segala tapak kisahmu membakar...

0 Penulis Terpikat
0
67
Selasa 05 Juni 2018
-

Kita sama dengan kata Dikubur jutaan makna Menyatu menjadi senandung Diawali dengan tanda petik Berjalan tanpa tanda baca Berakhir sebelum tanda titik

0 Penulis Terpikat
0
28
Sabtu 12 Mei 2018
-

Pada tepi jalan entah mati atau datangmu yang kunanti. Sepanjang jalan entah tapak kaki atau bayangmu yang kucari. Hingga sampai di titik henti. Entah dirimu atau maut yang lebih dulu menjemput. Entah dirimu atau Tuhan yang lebih dulu aku temukan.

0 Penulis Terpikat
0
25
Sabtu 28 April 2018

Paras yang kau peringisi akan habis Dada & pinggul montokmu akan menciut Molek tubuh yang tiap hari kau sucikan pasti disetubuhi Lubang yang kau jaga rapat pasti longgar juga Lalu, hendak kau bilang apa kepada "mati" yang menunggumu di depan pintu?

0 Penulis Terpikat
0
16
Selasa 24 April 2018

Hujan mereda Ibukota Seperti perempuan yang sembuh dari luka Diseduhnya air mata Untuk dinikmati bersama hidup baru Dihangatkannya jiwa-jiwa kedinginan Yang sempat dijanjikan Untuk tidak ditinggalkan

0 Penulis Terpikat
0
24
Senin 16 April 2018

Kerlip cahaya langit yang tak pernah kulihat setiap malam Terbingkai kaca, terangkai kata Semua sinar yang ku kira sirna Kau curi dari semua malam dan kau silaukan padaku untuk satu malam ini Semoga untuk malam-malam seterusnya Tak perlu selamanya, seumur hidup su...

0 Penulis Terpikat
0
42
Jumat 13 April 2018

Pernahkah kau berada pada masa di mana saat itu terasa sudah terlalu lama sendiri, lelah menertawakan diri sendiri, mengasihani diri sendiri? Makna "sendiri" di sini adalah tanpa dambaan hati, seseorang yang membuatmu senyum-senyum sendiri menatap layar ponsel berisikan...

0 Penulis Terpikat
0
82
Jumat 13 April 2018

Kata merayu hingga layu rasa terus meragu mengataskan malu kita berpura-pura perlahan gugur sampai hancur

0 Penulis Terpikat
0
38
Jumat 13 April 2018

Pernahkah kau berada pada masa di mana saat itu terasa sudah terlalu lama sendiri, lelah menertawakan diri sendiri, mengasihani diri sendiri? Makna "sendiri" di sini adalah tanpa dambaan hati, seseorang yang membuatmu senyum-senyum sendiri menatap layar ponsel berisikan...

0 Penulis Terpikat
0
82
Kamis 28 Februari 2019

Di belahan dunia satuada yang tengah kikuk memikirkan bagaimana memulai obrolanDi belahan lain duniaada yang telah sibuk mengobral janji-janji manisDi duniaku, kau adalah porosteman setiap langkah pergi dan satu-satunya tempat kembalidan di duniamuaku adalah Phobosperas...

0 Penulis Terpikat
0
4
Kamis 21 Februari 2019

Perempuan dengan tanpa sehelai rambut teruraiDi gerai setengah ramaiMenawarkan barang kepada pelangganNamun tidak satupun bisa menawarkan manismuBerkunjung seharusnya ke tempat-tempat apikSejak kemarin malam, menurutku tak ada yang lebih menarik dikunjungi selain toko e...

1 Penulis Terpikat
0
8
Minggu 30 Desember 2018

Kutunggu sejak rintik langit berjatuhan Akankah hingga telaga mengering Kita masih berjauhan? Kutunggu tumbuh bunga yang aku tanam Akankah hingga angin melepaskan daun terakhir Rindu ini tak akan berakhir? Cemaskah aku kalau nanti telaga berubah jelaga? Cema...

0 Penulis Terpikat
0
19
Minggu 23 Desember 2018

Kita bertemu Ketika langit abu, sedang air turun dari ujung matamu Aku menyapa Bahkan tanpa tahu nama, tak peduli Seketika, serasa ingin menarik mentari dari selimut awan Agar sinarnya membiaskan sirnamu menjadi berbagai warna Yang mungkin tak seindah senyummu,...

0 Penulis Terpikat
0
13
Jumat 19 Oktober 2018
-

Aku akan selalu mengingat Kenangan berharga yang tak akan hilang Dari seseorang yang telah hilang Kau angkuh meski rapuh Kau egois walau mudah nangis Kau ingin dipandang dunia Aku hanya ingin memandangmu Wanita yang suka warna kuning Suka es teh, suka makan,...

0 Penulis Terpikat
0
38
Rabu 05 September 2018

Seperti selepas menunggangi mesin waktu Membawaku pada satu masa, membawakanku akan satu nama Seorang tuan putri dari negeri tetangga Untuk pertama kali melihat dunia Lima ratus lima hari kemudian aku menyusul Dan juga untuk pertama kalinya aku melihat duniaku yang...

0 Penulis Terpikat
0
9
Kamis 26 Juli 2018

Pria penghuni kolong jembatan dengan wanita pemilik kolong langit Sungguh, begitu lucu candaan itu Bagaimana mungkin jajanan pinggir jalan sebagai penghilang lapar Disandingkan dengan secangkir kopi dan secawan kue untuk sekedar menghilangkan bosan? Apakah bisa do...

0 Penulis Terpikat
0
35
Kamis 19 Juli 2018

Aku melihat sepasang mata yang tak menatap Memaksa pandang menetap Seakan sudah lama mengenalnya Padahal sekali pun belum pernah bertemu Kedua cahaya putih besar itu, sekejap menyilaukan Lantas menyeret seluruh hidup ke dalam lubang hitam di tengahnya Helai-...

0 Penulis Terpikat
0
26
Senin 16 Juli 2018
-

Kain terindah bagiku ---adalah rajutan dukacitamu diwarna air mata yang mengalir pada molek tubuhmu Menyelimuti ingin yang semakin dingin Menyatu dengan jiwa yang tak lelah merindu

0 Penulis Terpikat
0
22
Senin 16 Juli 2018
-

Sepasang yang telah hilang Tidak. Bahkan tidak pernah datang dalam undangan mimpiku sekalipun Aku ingin melukisnya dan Menyimpannya untuk diriku sendiri

0 Penulis Terpikat
0
24
Kamis 12 Juli 2018
-

Aku; tembok cina, tembok berlin, tembok kamarmu terbuat dari tumpukan kepala batu merekat bersama mau, malu dan maut berlapis kesal, sesal oleh akan yang terus merahasiakan inginnya sendiri selalu berpura-pura sedang baik-baik saja Ketika segala tapak kisahmu membakar...

0 Penulis Terpikat
0
67
Selasa 05 Juni 2018
-

Kita sama dengan kata Dikubur jutaan makna Menyatu menjadi senandung Diawali dengan tanda petik Berjalan tanpa tanda baca Berakhir sebelum tanda titik

0 Penulis Terpikat
0
28
Sabtu 12 Mei 2018
-

Pada tepi jalan entah mati atau datangmu yang kunanti. Sepanjang jalan entah tapak kaki atau bayangmu yang kucari. Hingga sampai di titik henti. Entah dirimu atau maut yang lebih dulu menjemput. Entah dirimu atau Tuhan yang lebih dulu aku temukan.

0 Penulis Terpikat
0
25
Sabtu 28 April 2018

Paras yang kau peringisi akan habis Dada & pinggul montokmu akan menciut Molek tubuh yang tiap hari kau sucikan pasti disetubuhi Lubang yang kau jaga rapat pasti longgar juga Lalu, hendak kau bilang apa kepada "mati" yang menunggumu di depan pintu?

0 Penulis Terpikat
0
16
Selasa 24 April 2018

Hujan mereda Ibukota Seperti perempuan yang sembuh dari luka Diseduhnya air mata Untuk dinikmati bersama hidup baru Dihangatkannya jiwa-jiwa kedinginan Yang sempat dijanjikan Untuk tidak ditinggalkan

0 Penulis Terpikat
0
24
Senin 16 April 2018

Kerlip cahaya langit yang tak pernah kulihat setiap malam Terbingkai kaca, terangkai kata Semua sinar yang ku kira sirna Kau curi dari semua malam dan kau silaukan padaku untuk satu malam ini Semoga untuk malam-malam seterusnya Tak perlu selamanya, seumur hidup su...

0 Penulis Terpikat
0
42
Jumat 13 April 2018

Kata merayu hingga layu rasa terus meragu mengataskan malu kita berpura-pura perlahan gugur sampai hancur

0 Penulis Terpikat
0
38
Junialdi belum menulis satupun Naskah Drama
Junialdi belum menulis satupun Resensi

Bagikan Profil

Pilih salah satu pilihan dibawah

Junialdi