Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya
PUISI

Hujan yang tak beraroma

Oleh MayangArtantiQr
Ada aroma yang berbeda di malam ini.
Angin bertiup kencang,
menari-nari berlatarkan awan hitam.
Kelap-kelip bintang tak lagi bersinar.
Hilang,
Bersembunyi di dalam kedinginan.

Tunggu,
Ini bukan aroma hujan.
Ini aroma perpaduan tanah
yang dibasahi oleh kenangan.

Air mata itu,
Bagaimana mungkin dia menetes kembali?
Bukannya luka itu sudah kering
beserta kerinduan yang tertahan.

...

~Ah,
Cukup menyakitkan.~
Duduk berdiam seorang diri di depan teras rumah tua tanpa seseorang yang kau sayang.~

Sengatan-sengatan petir,
menandakan dia akan kembali.
Menghantam siapa saja yang ada di depannya.
Ombak-ombak lautan mulai berlenggak-lenggok,
mengikuti arus yang tak terurus.
Kapal-kapal di dermagaku pun
ikut terombang-ambing.

Bahaya, aku harus menyiapkan dermaga yang lebih kokoh.~
Agar hati lebih siap menghadapi kehadiran yang tak menetap.
Karna ku lelah,
lelah menghadapi kenyataan yang datang, pergi dan ketidakmungkinannya kembali.

Selasa 04 Desember 2018
54
0 Penulis Terpikat
Ditulis oleh

Mayang Artanti

MayangArtantiQr

Tidak semua yang aku tulis tentang kamu, dan tidak semua yang kamu baca tentang aku.

Tuliskan tanggapanmu tentang Hujan yang tak beraroma

Baca karya Mayang lainnya

PUISI

Pilu

Kamis 08 November 2018
62
PUISI

Lara

Kamis 08 November 2018
53
PUISI

Masih

Kamis 08 November 2018
38

Hujan yang tak beraroma

Puisi oleh Mayang Artanti

Bagikan Karya

Pilih salah satu pilihan dibawah