Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya

Pudji Rahayu Ningsih

Brebes

6

Mengikuti

1

Pengikut

Pudji Rahayu Ningsih

Brebes
Tentang Penulis

Sekarangakupunyaduaadik

Tempat,tanggal lahir

Brebes, 08 November 1996

Media Sosial

Semua

(6)

Puisi

(4)

Cerpen

(2)

Naskah Drama

(0)

Resensi

(0)
Sabtu 07 Juli 2018

Seseorang tidak lebih dari 150 tahun menatap dengan sangat kepada kedua bola mata ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dan gratis, ia sedang melakukan kerja keras adalah mencoba memasuki ruang rahasia jauh diujung jiwa. Dia melontarkan pertanyaan secepat pembalap GP di sirkuit...

0 Penulis Terpikat
0
79
Sabtu 07 Juli 2018

Bapak . . . Pak. Bapak . . Aku semester pitu. 2018

0 Penulis Terpikat
0
26
Selasa 03 Juli 2018

Menggumam Tuhan, Adalah manis dan paling romantis Bukankah menggumam adalah sedalam-dalamnya mengingat? aku bertanya Menggumam namamu adalah sebenar-benar kejujuran perasaan Apa kau juga sedang menggumam aku? Tuhan menguasaiku, menguasaimu 201...

0 Penulis Terpikat
0
41
Selasa 03 Juli 2018

Aku berada disini sejajar Padi. Aku ada disini, menatapmu yang kian malu makin merunduk. Tak adakah yang ingin kau sampaikan wahai Padi yang bergoyang?. "Taubat dong!" Misalnya. Semoga kau menjadi Padi yang baik dan benar. Doakan aku juga menjadi manusia yang ba...

0 Penulis Terpikat
0
30
Selasa 03 Juli 2018

Usia ini akan petang di waktu Indonesia pada bagian yang sudah ditentukan, waktu juga berperan membuat aku semakin dekat kepada pulang. Aku ingin pulang membawa bekal hasil bimbinganmu yang baik dan benar, melaksanakan hidup dengan romantis dan tidak serba ikut-ikutan k...

0 Penulis Terpikat
0
39
Selasa 03 Juli 2018

Mataku semakin dikutuk rasa kantuk, pejam yang ingin dilaksanakan malam ini seperti biasa mempersiapkan dirinya dengan baik, namun kali ini aku ingin mencari cara lain untuk menyudahinya, bosan rasanya tak punya variasi kerja selain tidur saat mataku dikutuk ngantuk. T...

0 Penulis Terpikat
0
112
Sabtu 07 Juli 2018

Seseorang tidak lebih dari 150 tahun menatap dengan sangat kepada kedua bola mata ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dan gratis, ia sedang melakukan kerja keras adalah mencoba memasuki ruang rahasia jauh diujung jiwa. Dia melontarkan pertanyaan secepat pembalap GP di sirkuit...

0 Penulis Terpikat
0
79
Selasa 03 Juli 2018

Usia ini akan petang di waktu Indonesia pada bagian yang sudah ditentukan, waktu juga berperan membuat aku semakin dekat kepada pulang. Aku ingin pulang membawa bekal hasil bimbinganmu yang baik dan benar, melaksanakan hidup dengan romantis dan tidak serba ikut-ikutan k...

0 Penulis Terpikat
0
39
Sabtu 07 Juli 2018

Bapak . . . Pak. Bapak . . Aku semester pitu. 2018

0 Penulis Terpikat
0
26
Selasa 03 Juli 2018

Menggumam Tuhan, Adalah manis dan paling romantis Bukankah menggumam adalah sedalam-dalamnya mengingat? aku bertanya Menggumam namamu adalah sebenar-benar kejujuran perasaan Apa kau juga sedang menggumam aku? Tuhan menguasaiku, menguasaimu 201...

0 Penulis Terpikat
0
41
Selasa 03 Juli 2018

Aku berada disini sejajar Padi. Aku ada disini, menatapmu yang kian malu makin merunduk. Tak adakah yang ingin kau sampaikan wahai Padi yang bergoyang?. "Taubat dong!" Misalnya. Semoga kau menjadi Padi yang baik dan benar. Doakan aku juga menjadi manusia yang ba...

0 Penulis Terpikat
0
30
Selasa 03 Juli 2018

Mataku semakin dikutuk rasa kantuk, pejam yang ingin dilaksanakan malam ini seperti biasa mempersiapkan dirinya dengan baik, namun kali ini aku ingin mencari cara lain untuk menyudahinya, bosan rasanya tak punya variasi kerja selain tidur saat mataku dikutuk ngantuk. T...

0 Penulis Terpikat
0
112
Pudji belum menulis satupun Naskah Drama
Pudji belum menulis satupun Resensi

Bagikan Profil

Pilih salah satu pilihan dibawah

Pudji