Masuk
Daftar
Close
Beranda
Edit Profil
Tulis Karya
Keluar
P
e
n
a
k
o
t
a
.
id

Pengikut Syam

Syam Zila

0
Pengikut
3
Mengikuti
Tentang Penulis
Sejak kecil hobi menulis, dimulai dari cerpen satu halaman sampai mini novel puluhan lembar. Kini bergabung dengan Forum Lingkar Pena Ranting UIN Alauddin Makassar dan aktif menulis di media sosial
Tempat, Tanggal Lahir
Bima , 28 August, 1996
Username Penakota
penakota.id/penulis/SyamZilaYt/
Puisi
Cerpen

Cerpen Syam

MENGHANGATKAN NAMANYA
Cerpen

Tertanggal 21 februari 2013, malam tampak mendung dan rinai mulai turun jarang-jarang, jarum jam dinding berdecit di antara remang yang merajai ruangan delapan kali tujuh meter itu, di depan gedung empat lantai yang merupakan asrama santri...

: 22 | : 0 | : Kamis, 22 Februari 2018 - 22:40

Puisi Syam

KITA : PENDARAS YANG MENJADI ABADI
Puisi

Dari kota putih, Salju yang mengeram Menggelayut hangat kukusan di pundak bukit, Di Bisharri yang sama putih, Menjelujur lukisan yang akan kukenyam seabadi nama negeri, Akan mengutuk tradisi negeri beratus abad yang kusut, sebab Didendami...

: 34 | : 0 | : Rabu, 28 Februari 2018 - 14:06

LAKON ANAK TUHAN
Puisi

Inginkan lupa agar kembali berdoa Cara Tuhan memainkan peranNya Ketika aku lupa lagi Aku tak akan lari. Menyeberang dan tersesat Lalu berhenti untuk tidak peduli Bahwa kau sebagai yang mencari Bagaimana Tuhan membatalkan cara aku...

: 20 | : 0 | : Senin, 26 Februari 2018 - 05:12

MENGURAI YANG PERNAH
Puisi

Sekarang, adakah inginmu pada Menuntaskan jemawa yang menguap Memunguti suara yang pemalu Lalu menganakpinakkan cemburu Adakah luangmu untuk kita mengoreksi yang lalu? Segerakanlah petang bagi hati yang dikukus dengan rindu Dan pagi pada...

: 18 | : 0 | : Minggu, 25 Februari 2018 - 04:43

HUKUM KEBETULAN
Puisi

Kitalah ketidaksengajaan itu # Sepotong cuplikan yang berlari dan tidak ditemukan kembali Kitalah ketidaksengajaan itu # Aturan alami yang musti berjalan rapi Kitalah ketidaksengajaan itu# Ejaan keliru yang dianaktirikan waktu Diendapkan...

: 15 | : 0 | : Sabtu, 24 Februari 2018 - 10:08

Mencintai Untuk Pergi
Puisi

kita yang dahalu pernah bernyanyi dalam puisi ceria dan bersuka cita dengan sebungkus harapan yang kita sirami dengan doa dan janji-janji. kau penebar inspirasi yang pada akhirnya kau kuasi dengan benci kau bedili aku dengan senja api usai kita...

: 12 | : 0 | : Jumat, 16 Februari 2018 - 16:32

Berikan Lagi Tangan-Mu
Puisi

Dari berjuta kata kerja yang menuai bumi hanya mencinta menambatku. Aku selalu bermimpi menyihirmu sebagai keajaiban yang menimbun ribuan lebah di kepalaku. Dan pada anak gadis yang sempat duduk denganku di tepi unggun, aku memejamkan mata...

: 15 | : 0 | : Kamis, 15 Februari 2018 - 18:03

Wajahmu Jatuh Dalam Gelas Puisiku
Puisi

Aku melewati satu hal, Taukah kamu? Bahwa aku mengenalmu lewat puisi Aku memahatmu dengan teliti lalu membingkaimu dengan rapi, pun aku merawatmu dalam ingatan, mengenangmu dalam buku harian! Kau menjadi wajah puisiku, Aku melewati...

: 35 | : 0 | : Selasa, 13 Februari 2018 - 21:42

Jejak Sungkawa
Puisi

Adalah aku selarik tawanan Yang kau seret sebagai jaminan Tak banyak kita berdongeng Di tepi malam raya, kau bangunkan aku usai pameran Lalu aku kemasi lapuk kisah penjara yang menyuluhkan angan kemudian derita Siapa kita sejatinya?...

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG), Jalan Airport, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan
: 14 | : 0 | : Selasa, 13 Februari 2018 - 21:01

KOTA YANG BISU
Puisi

Aku berkenalan dengan misteri takdir tak terpecahkan, lebih dari itu dialah pemilik kota bisu tempat aku menjajakkan doa dan puisi buta, tempat aku mengeringkan lumpuh sukma dengan irisan kasa Sebutlah malam itu, diantarai gerimis dan kalut...

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG), Jalan Airport, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan
: 10 | : 0 | : Selasa, 13 Februari 2018 - 20:44

Sebab Rasa Adalah Tamu
Puisi

Aku merindu sepi tak menyulam kata, Aku merindu kirana pada gulita separuh cangkang malam, Berkilap kunang-kunang, Aku rindu memeluk wajah sembari melipat sebagian kakiku, Aku mendamba lagi, Kesendirian pada tepi suci, Aku mendamba...

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG), Jalan Airport, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan
: 30 | : 0 | : Selasa, 13 Februari 2018 - 20:25
Tutup

Bagikan profil Syam