Masuk
Daftar
Close
Beranda
Edit Profil
Tulis Karya
Keluar
P
e
n
a
k
o
t
a
.
id

Pengikut Ahmed Fauzy

Ahmed Fauzy Hawi

1
Pengikut
0
Mengikuti
Tentang Penulis
"Manusia yang kadang lupa bahwa dirinya sebagian dari binatang" // Mahasiswa akut yang masih disayang rektor dan dosen-dosennya 😂
Tempat, Tanggal Lahir
Sampang , 5 August, 1994
Username Penakota
penakota.id/penulis/ahmedfauzyhawi/
Puisi
Cerpen

Cerpen Ahmed Fauzy

Hidupku: Masa Lalu Lautan Pasang
Cerpen

Aku masih setia, duduk sendiri tanpamu. Bayang-bayangmu tampak begitu jelas di depanku, memperhatikan setiap kesibukan yang kulakukan. Di tempat ini kurangkai cerita-cerita yang menjadi saksi dan bukti. Ada sebuah kisah yang belum sempat...

: 8 | : 0 | : Senin, 30 Juli 2018 - 03:46

Puisi Ahmed Fauzy

Berpulang dan Abadi
Puisi

Langkahku terhenti; mati. Keinginan-keinginan sebatas ilusi dari mimpi-mimpi masa depan adalah masa kini. Kegelapan datang, melahap kepercayaan Tak lagi tersisa, dihujani bara dengan kepayahan Aku, yang lupa cara bersembunyi ditakuti...

Kebun Laras, Jomblangan, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
: 4 | : 0 | : Kamis, 23 Agustus 2018 - 20:39

Harapan Itu Mitos
Puisi

Harapan adalah mitos Tersimpan dalam kepala Terbungkus rapi dalam kata Hidup adalah faktanya dan kematian Kepastian yang tumbuh, mengakar, dan sampai pada masa tuanya Harapan adalah mitos Diturunkan indera pada bawah sadar pikiran Semua...

: 4 | : 0 | : Minggu, 29 Juli 2018 - 18:44

Dengan Cinta dan Doa-doa
Puisi

Aku ingin memesan rindu Dari serpihan-serpihan senyum dibawa waktu Sambil menunggu pertemuan Ingin kususun dua-tiga bait puisi Berisikan namamu ; Dengan cinta dan doa-doa Biarkan nanti ketika perjumpaan di depan mata Kuhadiahi engkau dengan...

Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
: 9 | : 0 | : Sabtu, 28 Juli 2018 - 01:19

Cara Mencintai
Puisi

Monolog: Biarlah semuanya berlalu. Masa lalu sebatas waktu, berdenting sampai usianya habis tuntas. Ketika telah sampai waktunya, masa lalu akan menjelaskan dengan sempurna. Besar-kecilnya hanya mengungkap rahasia, itu saja. Berlanjut dari...

: 9 | : 0 | : Jumat, 27 Juli 2018 - 17:19

Pantas Saja
Puisi

Pantas saja kau begitu betah sendiri Rupanya kau mengamini perjumpaan Dari tabir rindu Pantas saja kau begitu menikmati Rupanya kau berzikir ditemani rasaku Berpamitan lalu pergi Sampaikan salamku pada tuanmu Telah berkunjung pesan...

: 10 | : 0 | : Jumat, 27 Juli 2018 - 17:18

Masih Menunggu
Puisi

Aku memenjarakan diri Dalam bayang-bayang waktu Berlarilah anganku jauh Pada sebuah hati Terpusat dan memusat segala rindu Telah sampai perjalanan ini Yang rupa-rupanya usia mulai jemu Adakah puisi yang tidak dimengerti? "Ada! yaitu...

: 9 | : 0 | : Jumat, 27 Juli 2018 - 17:18

Menjelma Bulan Dipudar Malam
Puisi

Kadang mencintaimu membuatku bodoh dan kurang waras Merancang masa depan dalam angan-angan Bahkan malam dibiarkan belalu Tanpa ucapan dan belaian Seandainya saja semua bisa diulang Merancang konsep tentang cita-cita Menyusun sekian banyak...

: 11 | : 0 | : Jumat, 27 Juli 2018 - 17:17

Sesak Sakitku
Puisi

Ada kepingan-kepingan rindu Belum tuntas kuramu Mengakar tumbuh kuat Dalam dadaku,ada kamu Bersemayam dan terus tersenyum Dari perjumpaan yang belum terwujud Aku, menunggu Tabahkan segala sesak sakitku. Kekhawatiran terus saja tumbuh...

: 9 | : 0 | : Jumat, 27 Juli 2018 - 17:16

Kekasih dari Waktu
Puisi

Kepada waktu yang belum genap usianya Di ujung senja yang tertutup awan kelabu Asa telah mendekam dalam Dan rindu mengoyak dadaku Laksana peluru yang menembus jantungku Aku, terkapar dalam nestapa Tanpa ditemukan siapapun Engkau, menjadi...

: 10 | : 0 | : Jumat, 27 Juli 2018 - 17:15

Dalam Dadaku, Kamu
Puisi

Lepas semuanya, telah disadari wujud sepenuhnya Kekasih yang tidak pernah terjamah oleh waktu Jauh di sana, terngiang suaranya Menjemput pilu duka-lara, rinduku Pada pertemuan yang tidak dijanjikan Sebelumnya. Doa sebagai pengantar...

: 10 | : 0 | : Jumat, 27 Juli 2018 - 17:14

Dari Putri Hujan
Puisi

Mengawan tinggi cintaku Pada lamunan kelabu awan jatuh mutiara-mutiara dari kelopak rasa yang bergelora Hujan kembali di kediaman Ketika sang Putri memetik bunga di taman samawi Dari Putri Hujan, cinta dikisahkan Seperti gerimis yang...

: 9 | : 0 | : Jumat, 27 Juli 2018 - 17:13

Eka Nandhita Putri: Penyesalan dan Kesetiaan
Puisi

Semoga Tuhan berkenan, menyampaikan salam Untuk segala penyesalan Untuk segala kepedihan Untuk segala hal yang menyesakkan Runtuh dinding hatiku Menyeluruh rasaku, padamu :Eka Nandhita Putri Terima kasih sayang, sudah menjadi Seseorang...

: 8 | : 0 | : Jumat, 27 Juli 2018 - 17:12

Jatuh dan Cinta
Puisi

Jelaskan saja, tidak perlu disembunyikan Suatu waktu, kutemukan engkau terdiam Penuh dalam lamunan-lamunan Mengkhawatirkanku dari masa silam Aku ingin berlari menjauh, namun tertahan Kenyataan memberi kabar dengan wajah masam Aku melawan dalam...

: 9 | : 0 | : Jumat, 27 Juli 2018 - 17:09

Masa Lalu: Ruang Hampa Tempat Belajar
Puisi

Luka dan segala perih pedih Mengenang cinta dalam benci Kita yang lupa memetik bunga Membawa duri dan membuangnya di jalan Membagi duka dan luka Tetesan darah tak pernah mengering Basah dan masih terus saja mengalir Masa lalu, ruang hampa...

Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
: 12 | : 0 | : Jumat, 27 Juli 2018 - 17:07

Mengenang Kai: Menuju Tiada
Puisi

Cinta dalam darma Tuhan yang satu Memadu doa dalam segala semoga Hal yang kau anggap tabu Alasan kuat tumbuh pengetahuan Kerap kali pertentangan keluar Dari tata bicaramu yang lalu Tentang kehidupan Tentang betapa rapuhnya manusia dan...

Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
: 9 | : 0 | : Jumat, 27 Juli 2018 - 17:05

Pancaroba
Puisi

Sayang, sebentar lagi malam akan pulang Sedang cinta masih ingin dalam pelukan Ia ingin duduk ditemani setiap helai Belaian yang jatuh secara perlahan Dalam tidur nyenyak yang begitu nyaman Sayang, bisa tidak jika Kau rayu malam untuk tidak...

: 19 | : 0 | : Jumat, 20 Juli 2018 - 23:12

Al-Khilm
Puisi

Bersamamu, selalu Aku, hamparan luas bumi Menunggumu penuh ketabahan Meski waktu begitu lambat berputar Seperti daun yang jatuh Setelah tiadaku, biarkan aku Menyatu bersama tubuhmu Utuh sampai nanti Ketika bumi dipersunting...

: 14 | : 0 | : Jumat, 20 Juli 2018 - 01:26

Dia Yang Mencintaimu
Puisi

Dia yang mencintaimu dalam damai Dipeluk doa penuh damba Bahagia adalah ketika bersua cerita-cerita Dikisahkan Jibril, dibawa Mikail Menuju palung paling dalam Dari semua cerita yang ada Engkau, semesta di bumi penuh sukacita Dia yang...

Jl. Gedong Kuning, Rejowinangun, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
: 19 | : 0 | : Senin, 16 Juli 2018 - 21:41

Kita Indonesia
Puisi

Kita hidup dari sejarah-sejarah yang mereka tinggalkan Masa lalu penuh bekas kelam Namun mereka paham bagaimana seharusnya sikap pejuang Bagaimana seharusnya berjuang; kukuh pada pendirian Ditinggalkan segala kemewahan Dibiarkannya segala...

Jl. Gedong Kuning, Rejowinangun, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
: 16 | : 0 | : Minggu, 15 Juli 2018 - 01:12

Manuskrip
Puisi

Dalam setiap manuskrip sajak-sajakku Namamu menjadi inti sebuah kata dan frasa; disetiap bait-bait yang sepi Engkau menjadi seluruh isi Menemani membentuk irama Seumpama melodi, menggiring sunyi Jauh ke tengah-tengah keramaian Sajak-sajakku...

Jalan Nologaten, Caturtunggal, Kabupaten Sleman, Yogyakarta
: 13 | : 0 | : Sabtu, 14 Juli 2018 - 23:20

Kunang-kunang
Puisi

Kita adalah kunang-kunang Hidup dengan damai bersama kenang Tanpa riuh cahaya malam Diciumnya kuncup bunga, berbintang Mengitari bulan-bulan ditemani cintamu Dari penyesalan-penyesalan yang lupa berdamai Masa lalu, gambaran kecil...

Jalan Nologaten, Caturtunggal, Kabupaten Sleman, Yogyakarta
: 20 | : 0 | : Sabtu, 14 Juli 2018 - 21:19

Rindu dan Kamu
Puisi

Ada saatnya, di mana Rindu dan kamu tidak menjadi satu Sebuah janji dan pertemuan ada Di ambang pintu dan waktu Mengisyaratkan untuk istirahat terlebih dulu Ada saatnya, memang Semuanya didiamkan, dibiarkan Keinginan tertinggal sebelum jauh...

Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
: 10 | : 0 | : Sabtu, 14 Juli 2018 - 11:21

Kamu Seutuhnya
Puisi

Kelak, banyak sekali waktu dan kebersamaan Terlupakan, namun kenangan yang bertempat tinggal Menjelaskan penuh keharuan Kembali mengembara ingatan Dari penjuru-penjuru waktu; membawa Embun jatuh pada setangkai kisahmu Mekar mengharumkan...

: 14 | : 0 | : Jumat, 13 Juli 2018 - 22:32

Bukan Aku Tapi Ibumu
Puisi

Pada suatu waktu jauh ketika luka semakin dalam Kesadaranmu kembali mengenang Lamunan paling panjang dan perjuangan yang begitu menggetarkan Kelak, disuatu masa Seribu abad lebih menurutmu Ketika kelam dengan beringasnya Menikam...

Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
: 13 | : 0 | : Rabu, 11 Juli 2018 - 12:50

Tengah Bercinta
Puisi

Kita meninggalkan keping-keping kenang Di lautan paling dalam ia tenggelam Membawa segala resah yang pernah singgah Cinta adalah pertarungan-pertarungan masa silam Romansa yang telah remuk redam Kita meninggalkan segala kegelisahan Di arus...

Lembayung Coffee, Jalan Pramuka, Pandeyan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
: 14 | : 0 | : Kamis, 5 Juli 2018 - 20:54

Dari Kekosongan
Puisi

Dari kekosongan-kekosongan, kita memulai segala hal yang disebut kehidupan Sesekali kita akan menemui rintangan Namun soal berjuang, kita sama-sama mengantongi kesempatan Biarkan saja jalan begitu curam Perjuangan, rasa dan kelapangan Doa...

Jl. Gedongkuning Sel. Gg. Kendalisodo, Rejowinangun, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
: 24 | : 0 | : Selasa, 3 Juli 2018 - 19:00

Engkau dan Cinta
Puisi

Engkau dan cinta Satu dalam darma dibawa kala musim beranjak dewasa Engkau dan cinta Mendekap lara pada bahagia Satu dalam seribu ayat doa Suci, tunggalkan segenap rasa Engkau dan cinta: Aku yang jatuh lalu bangun,...

Kopi Kumendan, Jalan Ki Ageng Pemanahan, Kragilan, Tamanan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
: 13 | : 0 | : Selasa, 3 Juli 2018 - 16:11

Sepasang Rasa Lupa Berdoa
Puisi

Prolog: Setiap perjalanan adalah cara bagaimana kita bersabar; kita sama-sama menunggu, dengan tabah penuh harapan pada pilihan-pilihan yang sebenarnya sudah digariskan. ___ Doa masih saja meninggi meski suara tak lagi mengenal bunyi Sunyi isyarat...

Kopi Kumendan, Jalan Ki Ageng Pemanahan, Kragilan, Tamanan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
: 63 | : 0 | : Rabu, 27 Juni 2018 - 22:10

Sebuah Kisah Tentang Kehidupan
Puisi

Kita, akan kembali pulang dalam damai tak berkesudahan Mendekap kisah paling panjang dari lembar-lembar kehidupan Kita, akan kembali dikenang dengan banyaknya cerita yang diulang-ulang Diiringi rindu tanpa temu Memeluk sunyi penuh kelu Apa yang...

Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
: 16 | : 0 | : Selasa, 26 Juni 2018 - 20:07

Menjemput Pertemuan
Puisi

Selamat datang kembali, di kota yang sepanjang hari melahirkan cinta Merawat rindu menunaikan temu dari segala pilu yang sejak seminggu membelenggu Rindu masih saja kamu dan cintamu, Aku Menyatu bersama seluruhku yang utuhkan...

Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
: 22 | : 0 | : Senin, 25 Juni 2018 - 23:45

Ditemani Rasaku
Puisi

Ada rindu yang sengaja tenggelam karena pergimu Menuju ke dasar; lautan paling dalam Selamat jalan sayang Semoga sampai tujuan Apabila doaku kaffah Biarkan rindumu tabah Bertahanlah pada rasa yang singgah Mungkin hujjah Tuhan adalah akhir...

Daerah Istimewa Yogyakarta
: 29 | : 0 | : Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:24

Rindu, Menjemputmu
Puisi

Merajut kembali kisah yang pernah ada Dari sulaman-sulaman kenang yang lama tertinggal Di sudut-sudut kota yang dengan setia menenunkan rasa Rindu, kini kembali menerka-nerka setiap helai usia pada kisahnya Bisakah segala sesak di dada...

Madura, Jawa Timur
: 21 | : 0 | : Kamis, 21 Juni 2018 - 23:46

Senja, Jangan Buru-buru Pulang
Puisi

Semesta di pundakmu Segala jerih dan payah Menyatu bersama peluh; membasuh Nasib anak-anakmu Tak pernah luruh Mengiang menyeluruh dalam benakmu Bapak ... Akankah usia tak setua wajahmu Hingga purnama yang keseribu; Akhir hidup penuh...

Ketapang Laok, Kabupaten Sampang, Jawa Timur
: 14 | : 0 | : Selasa, 19 Juni 2018 - 22:20

Usia Cintaku
Puisi

Aku ingin mencintaimu dengan cara-cara yang aku tahu Dengan cara yang disabdakan Tuhan Pada bahasa tubuh juga suara Disulamnya rindu, sedangkan waktu Merajutkan pertemuan sebelum sampai di hulu hatiku Mencintaimu di ujung-ujung...

Ketapang Laok, Kabupaten Sampang, Jawa Timur
: 17 | : 0 | : Senin, 18 Juni 2018 - 15:31

Tumbuh Doa
Puisi

Bermekaran cita-cita Semerbak wangi harumnya namamu Dipuja orang tua, keluarga dan sanak saudara Kawan, rupanya telah bertambah saja usia Sepenggal kata tanpa bahasa paripurna Semoga usia tidak pernah melupakan angan dan cita-cita Yang...

Ketapang Laok, Kabupaten Sampang, Jawa Timur
: 19 | : 0 | : Senin, 18 Juni 2018 - 14:35

Mer(d)eka?
Puisi

Prolog; Indonesiaku yang semakin menangis. Yang semakin bergemuruh dadanya ketika dicela dasar negaranya. Akankah ke-Tuhan-an yang Esa dikafirkan? Akankah prinsip-prinsip yang dibangun dengan darah dan air mata hilang kekokohannya​? Pancasila...

Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
: 24 | : 0 | : Selasa, 12 Juni 2018 - 13:34
Tutup

Bagikan profil Ahmed Fauzy