Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya
PUISI

Iman

Oleh bdsinaga
Mataku melihat
demikian pun mata mereka
bagaimana ujung yang abu
dikepit dosa duniawi

berjalan lurus tanpa berpikir
jika perlu, aku akan merangkak
pelan-pelan tapi pasti
mengacuhkan tepian jalan yang laknat

munafik memang
aku pun pernah bersinggah
untuk beberapa saat dan terlupa
sampai sesal datang terlambat

kembali aku menuju abu
dijepit rumah-rumah semu
terkaget melihat tidak percaya
ada saja yang membangun di tepi jalan

bernuansa 'kepentingan' warna-warnanya
tanpa malu menyertakan simbol-simbol suci
sempat aku menengadah
baku tembak terjadi di udara

"Ironis," pikirku
saat mereka sedang stagnan
mengira diri masih berjalan
terbutakan oleh warna dan dosa

motivasiku hanya iman
tanpa ada alasan lain
yang memicu perang saudara
sengsara berkumandang lega

seperti jalan yang kini kutapaki
jalan Nusantara namanya
satu dari sekian banyak anak jalan
terfokus di titik temu

dan ujung jalan hanya satu
dengan agama-agama sebagai rambu
menuntun masing-masing kita

bukan sebagai pembenaran
bukan pula sekadar pakaian

hanya tentang dirimu dan Tuhan
Minggu 11 Februari 2018
40
0 Penulis Terpikat
Ditulis oleh

Dedy Sinaga

bdsinaga

Tiap kata mengandung makna kuat. Tulisan mewujudkannya dengan segar, dibandingkan suara yang seringkali sembarang keluar.

Tuliskan tanggapanmu tentang Iman

Iman

Puisi oleh Dedy Sinaga

Bagikan Karya

Pilih salah satu pilihan dibawah