Masuk
Daftar
Close
Beranda
Edit Profil
Tulis Karya
Keluar
P
e
n
a
k
o
t
a
.
id

Pengikut Cahya

Cahya R. Gusti

12
Pengikut
8
Mengikuti
Tentang Penulis
antek waljinah
Tempat, Tanggal Lahir
-
Username Penakota
penakota.id/penulis/chyrdlgst/
Media Sosial
Puisi
Cerpen

Cerpen Cahya

Cahya belum menulis satu pun Cerpen

Puisi Cahya

SUICIDAL
Puisi

1. jalan menuju firdaus kian padat merayap dari jauh, dari sebuah pintu yang sepi ada sesuatu yang lirih memanggil sesuatu yang seolah membilang bahwa di pintu itu jalannya begitu lengang, jalan dimana semua bisa senang 2. "apakah...

: 23 | : 0 | : Selasa, 15 Mei 2018 - 17:29

Kisah Cambang Tiga Babak
Puisi

- Adhi Reksa 1 ia sangat mencintai cambang. katanya mencintai cambang seperti merawat ingatan; semakin layak kenang, semakin ia memanjang sungguh ia juga sangat beruntung pada suatu cinta kekasihnya berujar "aku mencintaimu apa...

: 73 | : 0 | : Kamis, 19 April 2018 - 16:17

Posesif
Puisi

: Yolanda kecupan-kecupan lampau itu kini malih jadi kutukan seperti rahasia idaman yang tak bisa diganti dan harus dipecahkan! selain usia yang kian menagih, memang ada hutang dari dadamu yang genap kepada takdirku yang...

: 27 | : 0 | : Jumat, 16 Maret 2018 - 22:22

Via, Selo
Puisi

Kali ini kau lewati saja jalan yang curam itu yang berliku, berbatu dan berbahaya. Bukan Aku tak mau kau duduk sembahyang di hari minggu, sebab barangkali di punggungKu Yang lain, kau bisa lepas bernyanyi sembari memanggul sesuatu...

: 19 | : 0 | : Jumat, 9 Maret 2018 - 14:20

Teringat Ava Addams
Puisi

1. sesaat sebelum buah pepaya curian itu dipotong menjadi beberapa bagian untuk dirujak dan disantap sore bersama "cukup! pepaya, rujak, sakit perut. sakit perut!" - kilahnya menolak dan ia pergi merayakan senja seorang...

: 53 | : 0 | : Kamis, 8 Maret 2018 - 21:20

Pawang Hujan
Puisi

kau selalu mencuri-curi pandang jika hujan tiba tengok kanan, tengok kiri dan bergegas keluar bermain bersama anak-anak hujan beserta segala kesedihannya sembari tetap waspada jika sewaktu-waktu Pak Tua itu muncul dan memukul kau...

: 89 | : 0 | : Kamis, 8 Maret 2018 - 17:06

Scream Anal
Puisi

Dan tawa pun pecah! sewaktu aku yang bocah gagal menahan laju desir angin dari balik kibaran sarung di sela dzikir-dzikir tasbih Dipersilakan aku kembali wudu oleh Kyai dan ditertawainya aku yang tak henti-henti oleh sesama santri :...

: 21 | : 0 | : Kamis, 8 Maret 2018 - 17:04

Mendengarkan Sheila, 2
Puisi

kepalaku hanya itu-itu saja tak ada ornamen-ornamen indah di dalamnya. cuma ada pintu, jendela dan beranda. tempat mengingat, menghirup, lalu mengeja atap-atapnya penuh lubang seolah ia siap dan sedia menerima segala yang dimuntahkan...

: 9 | : 0 | : Kamis, 8 Maret 2018 - 16:59

Mendengarkan Sheila, 1
Puisi

Cara mencintaimu yang paling aduh: kian nasib lalu lalang dalam tubuhku yang malang kian aku kau sayang Di hadapan kemacetan panjang yang entah mengapa sebabnya aku teringat kau di pengujung pamitan pada suatu pernah "Aku kan menjelma...

: 10 | : 0 | : Kamis, 8 Maret 2018 - 16:55
Tutup

Bagikan profil Cahya