Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya
PUISI

Reminisensi Picisan

Oleh masteguhh
Di sengal nafas ibu kota.
Antara debu dan peluh.
Wangi mawar dan melati dalam narasi.
Berjalan bersama bergandeng takdir.
Sabtu 10 November 2018
26
0 Penulis Terpikat
Ditulis oleh

Teguh Setiawan

masteguhh

Menulis tanpa kotak.

Tuliskan tanggapanmu tentang Reminisensi Picisan

Baca karya Teguh lainnya

PUISI

Sadu

Selasa 07 November 2017
-
82
PUISI

Senda

Kamis 09 November 2017
-
126
PUISI

Nalar

Kamis 09 November 2017
-
104

Reminisensi Picisan

Puisi oleh Teguh Setiawan

Bagikan Karya

Pilih salah satu pilihan dibawah