Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya
PUISI

Rumah Berpasak Sajak

Oleh masteguhh
Matamu adalah jendela.
Tempatku melihat mega yang menangisi pertiwi.
Pepohonan yang merelakan daunnya berguguran.

Senyummu adalah taman kecil dengan kolam.
Menyejukkan dan teduh, tempat dimana aku menghabiskan sangkala di dalamnya.

Jemarimu adalah beranda.
Takkan lengkap tanganku menggenggam secangkir kopi di pagi hari tanpanya.

Hatimu adalah pintu.
Berulang aku mengetuknya untuk masuk, tapi rasa ini tak kunjung hilang.

Aku kehilanganmu.

Kau adalah entitas yang mengingatkanku akan malam yang hangat meski di musim penghujan.
Yang membuatku merasakan pelukan sebelum tidur atas kembalinya aku.
Yang menjadikanku tuan paling rindu puan.

Kau adalah rumah.
Tempatku memadu kasih, memuja cinta, dan mengenalmu lebih jauh.
Aku rindu pulang ke rumah.
Menujumu.

Rindu yang tak berkesudahan sepanjang windu.
Karena rumah adalah tempat dimana kau berada.
Sabtu 22 Desember 2018
21
0 Penulis Terpikat
Ditulis oleh

Teguh Setiawan

masteguhh

Menulis tanpa kotak.

Tuliskan tanggapanmu tentang Rumah Berpasak Sajak

Baca karya Teguh lainnya

PUISI

Sadu

Selasa 07 November 2017
-
82
PUISI

Senda

Kamis 09 November 2017
-
126
PUISI

Nalar

Kamis 09 November 2017
-
104

Rumah Berpasak Sajak

Puisi oleh Teguh Setiawan

Bagikan Karya

Pilih salah satu pilihan dibawah