

Resensi novel "Laksamana Keumalahayati"
Identitas Penulis
Nama : Afdan Fiqri As-Sidqi
Kelas : XI-MIPA
Sekolah : SMA Adzkia Islamic School
1.Identitas Buku
Judul Buku : Laksamana Keumalahayati
Penulis : Endang Moerdopo
Penerbit : Grasindo
Tahun Terbit : 2018
Genre : Fiksi Sejarah
Halaman : 350 hlm
2.Sinopsis Cerita
Novel Laksamana Keumalahayati adalah novel yang mengangkat kisah perjuangan seorang wanita hebat dari Aceh, bernama Keumalahayati. Kisah ini dimulai saat wafatnya suami keumalahayati, yang meninggal dunia pada saat memimpin pertempuran laut dan gugur melawan portugis di Selat Malaka. Kematian sang suami pada medan perang menjadi duka yang mendalam juga membekas dan memicu semangat juang Malahayati untuk menuntut balas serta mempertahankan kedaulatan Kesultanan Aceh dari penjajahan asing yang pada akhirnya membuat ia terdorong untuk bangkit serta terjun ke dalam dunia peperangan.
Kemudian Malahayati meminta izin kepada Sultan Aceh untuk membentuk pasukan perang dan menjadi pemimpin pasukan Inong Bale atau pasukan janda pejuang, tujuannya untuk dapat membalas kematian para suami mereka, termasuk suaminya sendiri. Ia membangun benteng pertahanan di bukit Lamreh untuk mengawasi Selat Malaka sekaligus menjadi tempat pasukan Inong Balee dilatih Laksamana Keumalahayati juga merupakan perempuan pertama di dunia yang memimpin pertempuran di laut dan menjadi sosok yang disegani.
Pasukan Inong Balee adalah pasukan khusus yang terdiri dari ribuan janda-janda prajurit Aceh, serta dididik dan dilatih keras agar menjadi pasukan perempuan yang tangguh. Puncak perjuangannya adalah saat Malahayati menjadi pemimpin pasukan dalam medang perang pertempuran laut melawan pasukan armada Belanda tahun 1599, ia duel satu lawan satu dan berhasil melawan Cornelis de Houtman hingga menewaskannya di lantai kapal. Kemenangan ini memperkuat nama Keumalahayati hingga membuatnya terkenal sebagai sosok pemimpin yang hebat dan tangguh serta sangat disegani.
Keberaniannya dalam memimpin pasukan Inong Balee melawan pasukan armada laut Portugis dan Belanda, membuktikan bahwa wanita juga bisa berada digaris depan dalam pertempuran demi mempertahankan kedaulatan Aceh. Malahayati adalah sosok pemimpin wanita yang memiliki semangat juang tinggi, cerdas dalam berpikir, cermat dalam berstrategi, dan cerdik dalam pertempuran. Pemimpin wanita pertama yang tegas ini, memang sangatlah tangguh dan pemberani.
Kisah perjuangan Keumalahayati tidak hanya menggambarkan keberanian dalam peperangan melawan penjajah, namun juga membuktikan bahwa perempuan juga memiliki peran yang penting dalam mempertahankan tanah air. Malahayati dengan pasukan Inong Balee mampu menunjukkan kekuatan perempuan dalam menghadapi segala masalah dan rintangan kehidupan termasuk bertempur melawan para penjajah.
3.Kelebihan Novel
Novel Laksamana Keumalahayati karya Endang Moerdopo adalah novel yang gaya bahasa dan penulisannya mudah dipahami oleh pembaca. Novel ini menyajikan kisah tentang sosok pemimpin wanita Sang Laksamana yang melawan penjajah pada masa kolonial Belanda, sehingga pembaca dapat merasakan suasana dan seperti ada dalam cerita. Karena berlatar pada masa penjajahan yang digambarkan dengan cukup jelas dan rinci, melalui narasi yang menyentuh dan memotivasi. Novel ini memberikan inspirasi serta nilai sejarah tentang arti kehidupan, kesetiaan, keberanian, perjuangan, serta pengorbanan dalam membela dan mempertahankan tanah air.
4.Kekurangan Novel
Penggambaran latar dalam novel ini khususnya pada suasana peperangan masih terasa kurang detail, sehingga membuat pembaca kesulitan ketika membayangkan situasi dan kondisi yang terjadi saat itu. Selain itu alur cerita pada beberapa bagian juga digambarkan terlalu cepat dan membuat pembaca menjadi kurang menikmati cerita secara mendalam.
5.Kesimpulan
Novel Laksamana Keumalahayati merupakan salah satu novel sejarah yang sangat bagus dan layak dibaca khususnya oleh kalangan remaja. Novel ini dapat menjadi sumber edukasi dan inspirasi dalam mempertahankan tanah air dari para penjajah, terutama bagi perempuan. Karena perempuan juga bisa bertempur melawan penjajah jika memiliki keberanian, tekad yang kuat, dan semangat yang membara serta kedudukan sebagai wanita juga mempunyai peran penting bagi bangsa dan tanah air. Rekomendasi banget untuk para pecinta novel.
By : Afdan

