Masuk
Daftar
Close
Beranda
Edit Profil
Tulis Karya
Keluar
P
e
n
a
k
o
t
a
.
id
Cemilan terbaru
Identitas Pasar dalam Teater Lihat
Next
Kertas Minggu ini
Kesaksian Ergente Lihat
Tuhan Telah Berbaik Hati Yaumil Lihat
Catatan Kaki Herman Lihat

Karya Didekatmu

Wisata Literasi

Wisata literasi dapat memudahkan kamu untuk mengetahui penulis yang pernah menuliskan karyanya di lokasi tertentu atau menginterpretasikan lokasi tersebut dalam karya mereka

Update Terakhir Penulis Penakota
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
/
20
Baik-baik saja. Konsep kosong. Segalanya tidak akan berjalan semestinya selama hujan terus menderas. Seperti kenangan yang tidak pernah tandas. Selalu berkelindan. Mungkin menunggu badai bernama penyesalan yang membuatnya kandas. Ayah, Ibu,...
Derap langkah menjauh hanyalah prasasti dan kepergianmu ialah sejarah; hinggap di serat-serat yang menguning
Jarak itu sederhana: kamu di pelaminan sementara aku ada di barisan tamu yang kehilangan
Pada kilat yg kutelan mentah mentah Menghanguskan seisi rongga sepi Gemericik melukai jiwa jiwa malam Hujan benci, tikam angin februari Bila rinduku padamu itu lindu Pasti rumahku hancur berantakan Bila cintaku padamu...
Teriakku dalam heningnya kekacauan Terdengar lalu tertikam senyap Katamu, aku kata kata serapah Kataku, aku licin licin jelantah Biarlah, aku, kamu, menjadi sumpah Setiap jalan aku berjalan jalan Ditemani maut yg...
Disiang bolong petir berbuat onar Gemparkan para abdi abdi langit Yg tadinya bersantai dalam judi rohani Dipaksa turun telanjangi maharesi Om na mina om mina om Terhantam gada rujakpolo Akibat sendal petir kreditan, ...
Hei hei kematian Rasa-rasanya aku ingin cepat bersanding Bukan, bukan untuk masyarakat kemudian gusar kepadaku Untuk apa kalau hidup tak berguna dan hanya tumpang berak saja Mending mati muda saja kalau seperti ini Bentar-bentar dulu...
Tertanggal 21 februari 2013, malam tampak mendung dan rinai mulai turun jarang-jarang, jarum jam dinding berdecit di antara remang yang merajai ruangan delapan kali tujuh meter itu, di depan gedung empat lantai yang merupakan asrama santri...
Seperti kilau kuning pada pijar Berhenti percaya pada alkamar, Seperti jantung hatinya tanpa noktah tercemar Berhenti percaya pada makhluk perasa, makhluk berotak ~ makhluk berotak kanan, makhluk berotak kiri, makhluk tidak...
Ibu memotong kembang depan rumah Setiap hari sewaktu matahari pulang Ibu memotong kambing terakhir di rumah Malam itu sebelum purnama pulang Tujuh hari Ibu menumpuk kembang Tepat di samping sumur Pak RT Ibu pernah menjadi kembang Malam...
Panggil saja dia Setadewa Lelaki pemilik gurat senyum di pipinya Pekerja seni yang telah tuntas memahat cerita di hati seorang wanita bernama Danila Kedua nya sepakat menukar kecewa dengan bahagia Di atas sebuah meja dua cangkir kopi sebagai...
Kau bilang kau cinta, Tapi apa apa serba kau batasi, Kau bilang kau cinta, Tapi sebentar-sebentar, aku kau caci maki Kau ini benar-benar mencintai pakai hati imitasi? Terlalu dekat dengan kawan Kau bilang aku ini tak punya perasaan Terlalu...
Hujan malam ini datang bersamaan dengan hadirmu. Yaa hadirmu yang menyela gemuruh hujan. Tidak kah kau ingin menetap sebentar?. Kita bercengkrama hingga hujan kan reda. Namun nampaknya kau memilih melangkah kemudian berlari. Yaa berlari...
Senja sore ini membuatku tetap ingin berada di sekolah, namun orang tuaku sudah menjemputku di depan gerbang sekolah. Aku sesegera mungkin mengemasi barang-barangku dan lari meninggalkan saudara-saudaraku. "Sela, bagaimana sekolahmu hari...
Hari ini aku menantimu, Di sebuah gedung tua yang nampak klasik, Kududuki bangku tua dibawah lampu malam, Sambil melihat sekitar yang begitu sepi, Setiap detik kubuka handphone milikku, Berharap kau balas pesan-pesanku, Jangankan membalas,...
Pagi hari adalah momentum terindah dalam hidup para Adam dengan kesetiaan Hawa disisinya Matahari pertama mereka adalah punggung mungil yang rapuh sekaligus indah Punggung yang pamerkan lekuk tulang tubuh dalam kesamaran yang magis Para Adam...
Teruntuk suamiku, Tahukah bahwa hujan adalah inspirasi terindah yang diturunkan tuhan pada manusia, Salah satu makhluk ciptaannya yang paling mudah menggalau, hingga sematkan gelar penyair di kepala Kata mereka, Hujan adalah ramuan penuh...
Kamu tidak bisa marah dengan kekasihmu Maka, meledaklah kepalanya seperti gunung merbabu. Kamu tidak bisa murtad dari kekasihmu Maka, luluh lantaklah tubuh juga jiwamu. ~ Cinta, semengerikan itukah? ~ Kamu tahu berbohong itu dosa Sudah...
#MengarsirKisahKasih Kamu yang entah kemana.. Aku rindu suasana hitam bercahaya.. Mungkin malam kehilangan bulan bintang.. Tetap malam, tetap tenang.. Kamu yang entah kemana.. Aku rindu tatapan yang bermakna.. Mungkin mentari tertutup...
Ada dua 2 pasang mata yang dapat saling melihat, tetapi tidak dapat berjalan berirama. satunya membangun, salah satunya kurang rukun. Satunya optimis berjalan berirama, salah satunya mengajak berlari terobos tanpa rima. Satunya giat melukis...
Kumpulan artikel ringan Penakota

Identitas Pasar dalam Teater

Penakota - Lamunan siapa yang tidak menarik? Kita tidak bisa melompat ke dalam kepala seseorang kemudian membajak lamunannya yang kemungkinan cabul, absurd, bahkan bisa juga profetik. Membicarakan teater sesungguhnya membicarakan lamunan,...

Lihat Selengkapnya

Anak-Anak Papua dalam Balon Kata Sir Pentoel

oleh Redaksi

Penakota.id - Kami memandang wajahnya yang muram dari balik lubang kunci. Sambil duduk dan menelungkupkan punggungnya pada tubuh dinding yang abu-abu, pada tubuh dinding yang retak, pada tubuh dinding yang berjamur, mata Sir Pentoel tegang...

Lihat Selengkapnya

Bagaimana Sir Pentoel Memilih Buku dan Merekomendasikan ke Warganet

oleh Redaksi

Penakota. id - Bagaimana Sir Pentoel memilih sebuah buku untuk dibaca lalu direkomendasikan ke warganet? Biar terlihat ugahari dan gagah maka begini caranya: premis dan momen. Untuk minggu ini, premis yang diangkat adalah perihal rahasia yang sudah...

Lihat Selengkapnya

Jendela

Jendela adalah sebuah konten untuk kalian melihat lebih luas lagi terhadap karya-karya penulis pun biografi mereka. Hal tersebut merupakan kegiatan yang kami harapkan dapat menjadi acuan-acuan yang bermanfaat bagi karya-karya kalian semuanya.

Prev
Pramoedya Ananta
Gumira Ajidarma
Dewi Lestari
Novelis, Esais
Penulis
Penulis
Next

Rak Penulis

Kamu bisa melihat karya karya penulis Penakota dan menulis karya kamu di sini, sebagai bentuk apresiasi untuk penulis kami akan memilih 3 karya terbaik tiap minggunya untuk ditampilkan di laman depan Penakota.

Ergente L.
Yaumil Rachman
Herman Herman
Member baru Penakota.id
Tulis Cerpen dan Puisi kamu dimanapun dan kapanpun
Buat karya kamu lebih menarik dengan efek ketik dan jeda
Bagikan karya kamu ke teman-teman kamu dengan cepat
Daftar sekarang dan mulai menulis dengan Penakota