Aku tidak pernah menyangka bahwa seseorang bisa datang begitu sederhana, lalu menetap begitu lama di dalam hati. Pertemuanku dengan Arka tidak memiliki kisah yang istimewa. Tidak...

Maya keluar dari toko buku dengan dua kantong belanja yang berisi beberapa novel dan buku catatan baru. Langit sore mulai berubah jingga. Ia menarik napas panjang, lalu membuka aplikasi ojek online...

Mwehehehehehehe Gimana ya kalo misalnya dijodohin wkwkwk . . . . . . . . . . . . . . . . ...

aku diam yang tak sempat mencari jawab dan ternyata kau harus segera berangkat. nanti, ku mau mulut ku tetap terkunci ku mau tangan ku tak berkelana. sebab p...

Ada manusia memikul kayu tua di belantara hutan, nyanyian serangga jadi pemandu sore itu, sedikit nyaring, kurang merdu. embun menetes di punggung ilalang, se...

RESENSI BUKU PULANG Leila S. Chudori
kau berangkat, aku masih jadi stasiun pukul 2 kereta datang, membawa nama-nama baru tapi tak ada yang membawa kabarmu pulang. waktu seperti petugas stasiun,

Hari ini aku melihatmu di antara kemacetan kau berjalan di trotoar, sedang aku khusyuk memandangimu dari kejauhan Hari ini panas Jogja menyiksa tenggorokan dan hati secara bersamaan ...

Hari itu Tiba Aku tidak menangis saat meninggalkan Jakarta. Setidaknya tidak di depan siapa pun. Aku hanya diam sepanjang perjalanan. Melihat ged...

Hari Itu Aku berusia tiga belas tahun ketika menyadari bahwa rumah bisa hancur tanpa benar-benar runtuh. Saat itu aku duduk di bangku SMP kelas dua. Ak...
