Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya

Ega Charlluvi

Jambi

2

Mengikuti

1

Pengikut

Ega Charlluvi

Jambi
Tentang Penulis

Hanya menitipkan sekumpulan kisah buah tangan mata yg membaca.

Tempat,tanggal lahir

Jambi, 03 November 1996

Media Sosial

Semua

(26)

Puisi

(26)

Cerpen

(0)

Naskah Drama

(0)

Resensi

(0)
Jumat 21 Januari 2022

Hikayat lahir buah tangan senyum tuhan Di bawah hujan, sepasang ruh merajang dahaga dunia Mengalun lantunan-lantunan mantra malam Mengarak simponi suaka ellipsism anak manusia. Hadirnya hujan yang menghangatkan ruh malam Mengunci dahaga yang berjongkok pada lauta...

0 Penulis Terpikat
0
7
Jumat 14 Januari 2022

—Untuk aku keadaan tak pernah mau memberi kesempatan.Perasaan pikir mempola lingkaran berikatMengunci langkah demi langkah yang terbungkam insomniaBilaman setumpuk pikir mulai menghimpit rancangan pagiMalamnya aku berestafet memutar tutup kendi fantasi, lagi.Ada pada be...

0 Penulis Terpikat
0
17
Senin 10 Januari 2022

Tuhan jika aku mati saja;apa salah?Jujur, itu adalah kesalahan yang secara sadar aku telanJangan tolak aku, yang aku tau semua selalu menerimaTuhan jangan egois seperti setan.Tuhan jika aku berdoa membela kesalahanApa engkau akan murka seperti dunia?Jika iya,Aku belengg...

0 Penulis Terpikat
1
28
Kamis 06 Januari 2022

Untuk hati yang perlu mencaci takdir tuhan. Tetes duka yang bersinar Melalui setitik cahaya purnama Terpancar pada payau rapuh Ditengah hutan lara. Mozaik rintihan perih, Meremukkan nyanyian sendu para katak rawah Kaukah serapa alam yang menampung duka seme...

0 Penulis Terpikat
0
20
Kamis 06 Januari 2022

Derai matahari paginya masih sama, Mata ku terbuka, Dengan sisa keringat mimpi malam tadi. Kulompati dinding-dinding gravitasi pagi Menghamburkan pedih pada hati Yang terasa selalu monoton. Tidak berharap, Hanya ingin selalu membongkar kartu pos Yang sudah p...

0 Penulis Terpikat
0
21
Kamis 06 Januari 2022

—untuk tuhan dan kantuk, silahkan berdamai bersama aku.Kapan terakhir kali mata mengeluh lelah?Sudah terlalu lelap insomnia tuhan berkelana.Bukankah,Pandang sayup bergulir sedih.Menggelapkan lelah hujan di mimpi.Sepasang mata terlampau tak mengenal lelah.Dulu,Dengan ban...

0 Penulis Terpikat
0
15
Senin 03 Januari 2022

Stasiun akan mulai mencumbu“kedatangan baru”,Setelah masinis melambaikan kata"selamat tinggal”.Jambi,2, Januari 2022

0 Penulis Terpikat
0
20
Senin 03 Januari 2022

—untuk para napas yang tersedak.Sejenak aku bisa membaca warna.Melembayung cahaya dan berceritaTapi, gelap dan aku sekandung eratNamun, akupun tetap merajut banyak warna duniaSejenak aku bisa memeluk sajakMeraungkan prosa pemberontak.Namun aku tetap pulang, Untuk penghu...

0 Penulis Terpikat
0
18
Jumat 31 Desember 2021

Tirai mengunci diri.Di dalam taman Swarga,Tirani berani menarikan belatiRasa bahagia, terhujam beberapa pelita lara.Daun beldu;pelihara pelik yang mencekik.Sorotan mata bumi terasa menggelitikSepertinya,Kata dan senyum telah mempersunting dusta.Tetesan tuhan melebur;kes...

0 Penulis Terpikat
0
28
Rabu 29 Desember 2021

-Untuk kamu, aku belum ingin berdamaiAroma tubuh malam, masih mengekangMamaksa ingatan untuk tidak lupa,Resah aku tetap akan telanjang.Namun, apa pedulimu.Senyum memang kau bilang indah.Tapi hadir, hanya mencipta layur;melaraSepertinya aku lupa.Seduhan kopi pagi ini,&nb...

0 Penulis Terpikat
0
26
Selasa 28 Desember 2021

Pandanganmu kiniHanyalah pola sendok menyilang,Yang mendinginkanSajian megah panggung seleraTidak tertinggal pandangku,Pada sepiring pasta lusuhTidak tersentuhDingin dan kaku?Sepertinya para raja gelisah ,Sebuah pasta yang dinginTidak akan dipandang lidah,Karena kurang...

0 Penulis Terpikat
0
22
Selasa 28 Desember 2021

Putaran sendok yang mengosongkan mata.Berlarut pada gelas ke subuhPandangan pasti,Berkorosi pada cinta, dan amarah.Masih mendayu dentingan kecapiMemaksa untuk terus terjagaJangan seduh lagi;Kopi yang tidak pernahAku perkenalkan pada gulaSudah cukup,mataBilamana cafeinny...

0 Penulis Terpikat
1
51
Selasa 28 Desember 2021

Pujian tahun memerahSi pendongeng menitip kisahSejarah berbudaya kantonTawa bahak, Gemerlap lampion, meniti harapanYang meremajakanRasa, dan kasta.Huen-tuen, Mengunci raung babi yang birahi.Gurauan isi perut memaksa,Memangsa dahaga.Lepaskan,Hari ini nikmat tuh...

0 Penulis Terpikat
0
38
Minggu 26 Desember 2021

Aku berhak untuk tidak bermaapanPada sinar bulan, iaTerlalu bercahaya besarNamun tahukah, iaBerusaha menyengat mimpikuMengurung aku bersama gemolek tubuh penziarah purnama.Bukankah, aku serakah semestaAku ingin menggerayangi seluruh malamBukan.Aku Berjanji saja pada kes...

1 Penulis Terpikat
0
38
Senin 20 Desember 2021

Pak, buk, maap saya terlambatParau petir yang menyambarPintu kelas setiap pagiSiapa yang akan menjawab?Petir yang bertanyaAdalah bentakan kilatYang akan melepaskan kembaliJangankan kicauan selamat pagiCoretan di tubuhnya sajaSudah menjadi tuxedonya yang terbaikTetapi se...

0 Penulis Terpikat
0
33
Senin 20 Desember 2021

Kutulis segelintir sajak kepada bapak,Harap senyum cacianYang menyirami kebunDi depan teras rumah"kopi mu dingin pak" bila gergaji mesinItu saja yang terus kau cumbuSari serbuk sisa potongan pohonYang bapak gerogotiBerkorosi pada gelas kopi dinginDi meja tamu yang selal...

0 Penulis Terpikat
0
30
Senin 20 Desember 2021

Sudut kamar sebuah gubuk mungilMemelihara sepasang kecoa lusuhLantunan Isak keroncongan Menggerayangi lara kakak beradik kecoa kecilNanar air mata tak berbohongPada tubuh mungil yang menggigilKecoa-kecoa kecilBerkerumun menyelaraskan nasip lahirSore itu, serapah semanga...

0 Penulis Terpikat
0
24
Minggu 19 Desember 2021

Jilatan piawai merogohAliran sebuah tanda tanyaMenggurui sisiran tanahBerbibir sebuah akar congkakTak risau guratan lampau Memacul mineral bumi Yang rentan mengandungMungkin ronah tipis di bibir mejaKembali melahirkan anggur merah nan manis.Satu persatu angkuh ilalangTu...

0 Penulis Terpikat
0
30
Minggu 19 Desember 2021

Sebuah batu kapur ringkihMemikul sebatang pohon beringinRibuan burung dan serangga hinggap di tiap dahan nyamannyaAkar kekar perkasaLahap mencengkram pundak si batuMemperkosa keangkuhan maupun keringkihan.Kadang lupa dan lelahMerasuki tiap rongga tubuh sibatuMenggerogot...

0 Penulis Terpikat
0
25
Jumat 17 Desember 2021

Tarian hujan gemulai Titian piawai.Merogoh dalam kantung mata yang berinsomnia pada pagi.Hai pria tua, jangan pernah kau berhenti menari meski kantung matamu renta.Titian beling kaca yang berserakan, hadiah pada cinta si kantung mata yang berinsomnia Pada pagi.Hai pria...

0 Penulis Terpikat
0
37
Jumat 17 Desember 2021

Pagi ini ibu marah, bagaikan petir yang menyambar jendela kamarkuKetika kuterbangun "matahari telah meninggi" ini nada-nada yang membosankan di pagi hariPagi ini ibu marah, tapi ayah tertawa seperti keledai berwibawa kudaAda bahtera mengapung yang ayah tumpangi, dikemud...

0 Penulis Terpikat
0
33
Rabu 15 Desember 2021

Ditempat tidur tua ini malasku masih terasa mulasBukan karena kerasnya yang menyakitkan, mungkin memorinyaDibalik decitan per tua, jendela kamarku terketuk beberapa rintik sisa badai subuh tadiSelimut ibu menyamankan badai kepada malasku yang masih terasa mulasDingin pa...

0 Penulis Terpikat
0
42
Selasa 14 Desember 2021

Kemarin kulihatBeberapa sajak membunuh raungan singa tuaIa potong beberapa lidah yang menjilati ranumnya singgasanaKemarin kulihatBeberapa sajak menikam pesona sang priaIa tumpuk beberapa lumpur dan menitipkan kotoran pada pesona kataKu kembali merangkak, dan menggeliat...

0 Penulis Terpikat
0
39
Selasa 14 Desember 2021

Kuingin tidur malam iniSeharusnya kumencuci muka dan kaki yang berkorosi pada lelahTetapi tanganku malah menggerayangi hatiLalu kutelanjangi garang isi kepalakuKuingin tidur malam iniSeharusnya kumenggosok gigi lalu memeluk mimpiTetapi amigdala ku bersegama bersama peso...

0 Penulis Terpikat
0
39
Selasa 14 Desember 2021

Abaikanlah aku tuhanbila gelap telah mencoba menakuti.Karena ada kenyamanan yang melebur keberanian.Aku memaksa suka, aku cintabila harus terpenjara pada gelap.Abaikanlah aku tuhansilahkan istirahatkan matamu yang tak kenal mengantuk.Biar aku menopang insomnia mu.Karena...

0 Penulis Terpikat
0
56
Selasa 14 Desember 2021

Ceritanya dipertemukan oleh duka dan angin jalanan kota.Diantara gemerlap malam, mata dan lampu kota tak pernah mengenal kita.Pada guliran roda sepeda motor yang memadukan kisah, dukaku memupuk cerita.Tak pernah ada ucapan-ucapan cinta seperti tetesan gula telenovela.Ki...

0 Penulis Terpikat
0
55
Ega belum menulis satupun cerpen
Jumat 21 Januari 2022

Hikayat lahir buah tangan senyum tuhan Di bawah hujan, sepasang ruh merajang dahaga dunia Mengalun lantunan-lantunan mantra malam Mengarak simponi suaka ellipsism anak manusia. Hadirnya hujan yang menghangatkan ruh malam Mengunci dahaga yang berjongkok pada lauta...

0 Penulis Terpikat
0
7
Jumat 14 Januari 2022

—Untuk aku keadaan tak pernah mau memberi kesempatan.Perasaan pikir mempola lingkaran berikatMengunci langkah demi langkah yang terbungkam insomniaBilaman setumpuk pikir mulai menghimpit rancangan pagiMalamnya aku berestafet memutar tutup kendi fantasi, lagi.Ada pada be...

0 Penulis Terpikat
0
17
Senin 10 Januari 2022

Tuhan jika aku mati saja;apa salah?Jujur, itu adalah kesalahan yang secara sadar aku telanJangan tolak aku, yang aku tau semua selalu menerimaTuhan jangan egois seperti setan.Tuhan jika aku berdoa membela kesalahanApa engkau akan murka seperti dunia?Jika iya,Aku belengg...

0 Penulis Terpikat
1
28
Kamis 06 Januari 2022

Untuk hati yang perlu mencaci takdir tuhan. Tetes duka yang bersinar Melalui setitik cahaya purnama Terpancar pada payau rapuh Ditengah hutan lara. Mozaik rintihan perih, Meremukkan nyanyian sendu para katak rawah Kaukah serapa alam yang menampung duka seme...

0 Penulis Terpikat
0
20
Kamis 06 Januari 2022

Derai matahari paginya masih sama, Mata ku terbuka, Dengan sisa keringat mimpi malam tadi. Kulompati dinding-dinding gravitasi pagi Menghamburkan pedih pada hati Yang terasa selalu monoton. Tidak berharap, Hanya ingin selalu membongkar kartu pos Yang sudah p...

0 Penulis Terpikat
0
21
Kamis 06 Januari 2022

—untuk tuhan dan kantuk, silahkan berdamai bersama aku.Kapan terakhir kali mata mengeluh lelah?Sudah terlalu lelap insomnia tuhan berkelana.Bukankah,Pandang sayup bergulir sedih.Menggelapkan lelah hujan di mimpi.Sepasang mata terlampau tak mengenal lelah.Dulu,Dengan ban...

0 Penulis Terpikat
0
15
Senin 03 Januari 2022

Stasiun akan mulai mencumbu“kedatangan baru”,Setelah masinis melambaikan kata"selamat tinggal”.Jambi,2, Januari 2022

0 Penulis Terpikat
0
20
Senin 03 Januari 2022

—untuk para napas yang tersedak.Sejenak aku bisa membaca warna.Melembayung cahaya dan berceritaTapi, gelap dan aku sekandung eratNamun, akupun tetap merajut banyak warna duniaSejenak aku bisa memeluk sajakMeraungkan prosa pemberontak.Namun aku tetap pulang, Untuk penghu...

0 Penulis Terpikat
0
18
Jumat 31 Desember 2021

Tirai mengunci diri.Di dalam taman Swarga,Tirani berani menarikan belatiRasa bahagia, terhujam beberapa pelita lara.Daun beldu;pelihara pelik yang mencekik.Sorotan mata bumi terasa menggelitikSepertinya,Kata dan senyum telah mempersunting dusta.Tetesan tuhan melebur;kes...

0 Penulis Terpikat
0
28
Rabu 29 Desember 2021

-Untuk kamu, aku belum ingin berdamaiAroma tubuh malam, masih mengekangMamaksa ingatan untuk tidak lupa,Resah aku tetap akan telanjang.Namun, apa pedulimu.Senyum memang kau bilang indah.Tapi hadir, hanya mencipta layur;melaraSepertinya aku lupa.Seduhan kopi pagi ini,&nb...

0 Penulis Terpikat
0
26
Selasa 28 Desember 2021

Pandanganmu kiniHanyalah pola sendok menyilang,Yang mendinginkanSajian megah panggung seleraTidak tertinggal pandangku,Pada sepiring pasta lusuhTidak tersentuhDingin dan kaku?Sepertinya para raja gelisah ,Sebuah pasta yang dinginTidak akan dipandang lidah,Karena kurang...

0 Penulis Terpikat
0
22
Selasa 28 Desember 2021

Putaran sendok yang mengosongkan mata.Berlarut pada gelas ke subuhPandangan pasti,Berkorosi pada cinta, dan amarah.Masih mendayu dentingan kecapiMemaksa untuk terus terjagaJangan seduh lagi;Kopi yang tidak pernahAku perkenalkan pada gulaSudah cukup,mataBilamana cafeinny...

0 Penulis Terpikat
1
51
Selasa 28 Desember 2021

Pujian tahun memerahSi pendongeng menitip kisahSejarah berbudaya kantonTawa bahak, Gemerlap lampion, meniti harapanYang meremajakanRasa, dan kasta.Huen-tuen, Mengunci raung babi yang birahi.Gurauan isi perut memaksa,Memangsa dahaga.Lepaskan,Hari ini nikmat tuh...

0 Penulis Terpikat
0
38
Minggu 26 Desember 2021

Aku berhak untuk tidak bermaapanPada sinar bulan, iaTerlalu bercahaya besarNamun tahukah, iaBerusaha menyengat mimpikuMengurung aku bersama gemolek tubuh penziarah purnama.Bukankah, aku serakah semestaAku ingin menggerayangi seluruh malamBukan.Aku Berjanji saja pada kes...

1 Penulis Terpikat
0
38
Senin 20 Desember 2021

Pak, buk, maap saya terlambatParau petir yang menyambarPintu kelas setiap pagiSiapa yang akan menjawab?Petir yang bertanyaAdalah bentakan kilatYang akan melepaskan kembaliJangankan kicauan selamat pagiCoretan di tubuhnya sajaSudah menjadi tuxedonya yang terbaikTetapi se...

0 Penulis Terpikat
0
33
Senin 20 Desember 2021

Kutulis segelintir sajak kepada bapak,Harap senyum cacianYang menyirami kebunDi depan teras rumah"kopi mu dingin pak" bila gergaji mesinItu saja yang terus kau cumbuSari serbuk sisa potongan pohonYang bapak gerogotiBerkorosi pada gelas kopi dinginDi meja tamu yang selal...

0 Penulis Terpikat
0
30
Senin 20 Desember 2021

Sudut kamar sebuah gubuk mungilMemelihara sepasang kecoa lusuhLantunan Isak keroncongan Menggerayangi lara kakak beradik kecoa kecilNanar air mata tak berbohongPada tubuh mungil yang menggigilKecoa-kecoa kecilBerkerumun menyelaraskan nasip lahirSore itu, serapah semanga...

0 Penulis Terpikat
0
24
Minggu 19 Desember 2021

Jilatan piawai merogohAliran sebuah tanda tanyaMenggurui sisiran tanahBerbibir sebuah akar congkakTak risau guratan lampau Memacul mineral bumi Yang rentan mengandungMungkin ronah tipis di bibir mejaKembali melahirkan anggur merah nan manis.Satu persatu angkuh ilalangTu...

0 Penulis Terpikat
0
30
Minggu 19 Desember 2021

Sebuah batu kapur ringkihMemikul sebatang pohon beringinRibuan burung dan serangga hinggap di tiap dahan nyamannyaAkar kekar perkasaLahap mencengkram pundak si batuMemperkosa keangkuhan maupun keringkihan.Kadang lupa dan lelahMerasuki tiap rongga tubuh sibatuMenggerogot...

0 Penulis Terpikat
0
25
Jumat 17 Desember 2021

Tarian hujan gemulai Titian piawai.Merogoh dalam kantung mata yang berinsomnia pada pagi.Hai pria tua, jangan pernah kau berhenti menari meski kantung matamu renta.Titian beling kaca yang berserakan, hadiah pada cinta si kantung mata yang berinsomnia Pada pagi.Hai pria...

0 Penulis Terpikat
0
37
Jumat 17 Desember 2021

Pagi ini ibu marah, bagaikan petir yang menyambar jendela kamarkuKetika kuterbangun "matahari telah meninggi" ini nada-nada yang membosankan di pagi hariPagi ini ibu marah, tapi ayah tertawa seperti keledai berwibawa kudaAda bahtera mengapung yang ayah tumpangi, dikemud...

0 Penulis Terpikat
0
33
Rabu 15 Desember 2021

Ditempat tidur tua ini malasku masih terasa mulasBukan karena kerasnya yang menyakitkan, mungkin memorinyaDibalik decitan per tua, jendela kamarku terketuk beberapa rintik sisa badai subuh tadiSelimut ibu menyamankan badai kepada malasku yang masih terasa mulasDingin pa...

0 Penulis Terpikat
0
42
Selasa 14 Desember 2021

Kemarin kulihatBeberapa sajak membunuh raungan singa tuaIa potong beberapa lidah yang menjilati ranumnya singgasanaKemarin kulihatBeberapa sajak menikam pesona sang priaIa tumpuk beberapa lumpur dan menitipkan kotoran pada pesona kataKu kembali merangkak, dan menggeliat...

0 Penulis Terpikat
0
39
Selasa 14 Desember 2021

Kuingin tidur malam iniSeharusnya kumencuci muka dan kaki yang berkorosi pada lelahTetapi tanganku malah menggerayangi hatiLalu kutelanjangi garang isi kepalakuKuingin tidur malam iniSeharusnya kumenggosok gigi lalu memeluk mimpiTetapi amigdala ku bersegama bersama peso...

0 Penulis Terpikat
0
39
Selasa 14 Desember 2021

Abaikanlah aku tuhanbila gelap telah mencoba menakuti.Karena ada kenyamanan yang melebur keberanian.Aku memaksa suka, aku cintabila harus terpenjara pada gelap.Abaikanlah aku tuhansilahkan istirahatkan matamu yang tak kenal mengantuk.Biar aku menopang insomnia mu.Karena...

0 Penulis Terpikat
0
56
Selasa 14 Desember 2021

Ceritanya dipertemukan oleh duka dan angin jalanan kota.Diantara gemerlap malam, mata dan lampu kota tak pernah mengenal kita.Pada guliran roda sepeda motor yang memadukan kisah, dukaku memupuk cerita.Tak pernah ada ucapan-ucapan cinta seperti tetesan gula telenovela.Ki...

0 Penulis Terpikat
0
55
Ega belum menulis satupun Naskah Drama
Ega belum menulis satupun Resensi

Bagikan Profil

Pilih salah satu pilihan dibawah

Ega