
Ada manusia memikul kayu tua di belantara hutan, nyanyian serangga jadi pemandu sore itu, sedikit nyaring, kurang merdu. embun menetes di punggung ilalang, se...

Hari ini aku melihatmu di antara kemacetan kau berjalan di trotoar, sedang aku khusyuk memandangimu dari kejauhan Hari ini panas Jogja menyiksa tenggorokan dan hati secara bersamaan ...

Jemari Bapak kasar dan kotor ketika bekerja, jemari yang ia gunakan pula untuk menggendong anaknya yang terlelap di depan televisi. Pundaknya tak sehalus bantalan kapuk di musim semi,...

Selesai mengajar dan memberi bekal untuk anak-anak kelas dua, Ia beranjak pulang. dipeluknya satu-satu anak-anak itu, dibelai mesra bangku kantor yang letih menahan nasib sembar...

dua pekan terakhir mata menolak rehat dan asik bercengkerama dengan layar ponsel di instagram, orang-orang bersahutan meminta jempol dan balasan di satu postingan, jari-jari...

Tuan... sekiranya Tuan bersedia meminjamkan hati Tuan barang sebentar untuk Nona yang pedih hatinya ini, tak perlu risau hilang atau ditelan dasar lautan yang dingin nan sunyi,

pagi membangunkanmu dari mimpi-mimpi yang kau tanam sendiri di sana, ayah, mama, kakek dan nenek tersenyum lepas di sana, buku dan pena berjajar sabar menunggu...

sabtu larut, Jogja dipeluk pengap, bau udara orang-orang sepulang kerja, keringat menempel mesra dikantung mata dan nyanyian serangga yang menari di rumput liar. dal...

Negara menelantarkan warganya yang putus asa, dalam kandang baja yang dilapisi keserakahan, Negara menelantarkan anak-anaknya, yang haus dan kelaparan.

ismail bocah kecil yang penurut ia mengenakan baju yang tak dipakai orang-orang itu celananya dua hari tak ia cuci, dekil sedikit apek. rambut ikal sebahu dengan kuncir coklat ...
