

Detik demi detik berlalu
menit demi menit berlalu
jam demi jam berlalu
hingga hari, bulan, mungkin tahun?
berlalu
aku seperti berburu dengan waktu
mengejar yang pasti hanya kematian ku
yang ku kejar hanya sebuah pengakuan dunia
tapi belum juga bisa ku dapatkan
rasa lelah, marah hilang arah
mulai merenggut kesadaranku
aku meminta waktu sedikit lebih lama
padahal itu tak perlu kupinta
aku hanya ingin istirahat dari dunia yang fana
memulai semuanya dengan sedikit tenang
agar aku bisa merasakan semangkok kemenangan
namun rasanya, dunia seakan mencemooh
dan terus bertanya
"kapan?"
"bagaiamana hasilnya?"
"sudah coba?"
"gagal lagi?"
bangun pagi menjadi mimpi buruk
suara dering telpon adalah suatu hal yang paling aku benci
mungkin aku butuh sedikit banyak waktu
tanpa buru-buru

