

Tadi aku marah pada sang pencipta
aku marah mengapa dia menciptakan ku
kalau aku hidup dalam ke sengsaraan
aku tidak ingim di ciptakan dengan jalan takdir seperti ini
aku rasa itu sebuah luapan atas keputus asa akan hidup yang aku jalani
aku tidak mungkin marah pada orangtua ku
mungkin jika mereka bisa memilih
mereka juga tidak ingin hidup seperti ini
kadang kala aku marah, aku lapar aku ingin makan
tapi aku harus menghitung apakah uang masih sangat cukup
untuk sekedar membeli sebuah roti selai
aku hanya mengisi perut dengan nasi dan telor
padahal aku ingin makan roti selai itu sebagai cemilan
aku hanya ingin kerja tapi kenapa rasanya sulit
aku hanya ingin hidup mandiri dengan uangku
tapi bahkan ia pun tak kunjung memberi
tahlah apa maksud ia menciptakan aku di dunia
jika hidup dalam sebuah kesulitan
rasanya ingin bersyukurpun sulit

