

jika boleh diminta , jika boleh pinta.
aku ingin kembali dimana saat pertama kali kau menanyakan siapa namaku, dimana alamat rumahku .
dan aku akan bersikap acuh dan tidak menjawab pertanyaanmu ...
kemudian, aku akan membuatmu membenciku hingga tak tercipta niatan dalam hatimu untuk melangkah padaku meski hanya selangkah saja.
harusnya begitu bukan ..
jika dulu kulakukan itu , tak mungkin luka ini tercipta dengan begitu sempurna.
aku yang bodoh ,
waktu sudah menciptakaan cinta yang membuatku kalah .
aku yang egois ,
menciptakan bayanganmu setiap hari hanya untuk memberi makan egoku yang haus akan aromamu .
aku yang tamak ,
akulah wanita tamak yang mendambamu , padahal jelas kau memilih pelukan hangat wanita itu .

