

Sejak kejadian itu, aku tidak merasakan perasaan apapun, aku coba menyibukan diri, tak mau mengacau atau membuat tindakan yang dapat mengulang pola itu
Tapi kemarin perasaan itu muncul,
aku hanya mencoba membaca beberapa chat,
tidak lebih, tidak ada reaksi berlebihan,
mungkin karena sedang ada waktu luang, maka aku segera menyibukan diri.
hari ini aku sedang mencari barang
mengharuskan membongkar beberapa box,
siapa sangka ada foto bersamanya di salah satu box,
aku bahkan tidak ingat ada foto itu, foto yang diambil saat event di malam hari
aku menatapnya sejenak, ingatanku secara naluriah kembali ke waktu saat foto itu diambil.
sudah cukup, aku menyimpannya kembali.
notif dari hp ku berbunyi, penyimpananku penuh, mengharuskan aku menghapus beberapa file, dan kali ini muncul rekomendasi media untuk dihapus di obrolan chat.
Tentu saja, seolah kembali diuji, muncul kembali foto-foto itu, tak ada yang aneh, hanya foto kami saling memberi kabar... tapi mampu membawa ingatanku kembali ke masa itu lagi lagi secara naluriah, bahkan kehangatan obrolannya pun seolah terasa di ruangan ini.
kebetulan-kebetulan itu akhirnya menuntunku membuka halaman web ini. Tentu saja, halaman yang sangat berkaitan dengannya. Seolah lagi-lagi diuji oleh perasaan rindu itu, muncul tulisannya yang tak lama baru ia tulis.
aah, semesta memang sengaja memberi kebetulan-kebetulan ini. Tapi, atas akumulasi itu pada akhirnya kebetulan yang terakhir tak bisa aku bendung, air mata jatuh membasahi pipiku bersamaan dengan terdengarnya lagi "I love you, I'm Sorry"
aku sudah berusaha menghindar sebisaku, maka aku biarkan air mataku terjatuh, tapi aku tidak melakukan apa-apa. Aku sepakat, apa yang perlu menjadi kenangan memang sudah seharusnya berada di tempatnya, aku tidak mencoba merubah posisiku, tak lagi mencoba menentang takdir dengan usahaku, tak lagi coba mempertanyakan dan memaksakan kepada semesta, mungkin memang kenangan tempat yang tepat untukku.

