Masuk
Daftar
Close
Beranda
Edit Profil
Tulis Karya
Keluar
P
e
n
a
k
o
t
a
.
id

Pengikut Ifaikah

Ifaikah Kalidin

18
Pengikut
19
Mengikuti
Tentang Penulis
Merdeka melalui kata
Tempat, Tanggal Lahir
Bangkalan , 1 July, 1992
Username Penakota
penakota.id/penulis/IfaIkah/
Puisi
Cerpen

Cerpen Ifaikah

Tempat Dijualnya Muka-muka
Cerpen

Lelaki itu kehilangan mukanya. Sejak kemarin ia sibuk berkata bahwa dirinya kehilangan muka lantaran kekasihnya pergi dengan lelaki yang lain. Muka yang selama ini ia banggakan dan tak pernah lupa perawatan, harus hilang karena kekasihnya....

Cipinang Muara, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
: 16 | : 0 | : Minggu, 29 April 2018 - 07:12

Pledoi Seorang Lelaki yang Meninggalkan Kekasihnya
Cerpen

Sebagaimana bernapas Mengingatmu tak bisa lepas Dari jalur memori yang tak terbatas Maka, ku biarkan ia bebas Dan, kau pun akan bebas ****** "Kau akan kembali, setelah sekian lama mengasingkan diri di sini," ia bersuara ketika masuk ke...

Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
: 16 | : 0 | : Senin, 19 Maret 2018 - 08:57

Para Keparat
Cerpen

Pentingkah bagimu, bagaimana orang-orang akan mengenalmu? Pentingkah bagimu, bagaimana orang-orang akan menilaimu? Pentingkah bagimu, bagaimana orang-orang akan mengenangmu? Itu pertanyaan yang sering kau tanyakan padaku. Berulang, berulang...

Cipinang Muara, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
: 58 | : 1 | : Senin, 8 Januari 2018 - 12:59

BESEK
Cerpen

Semua gara-gara besek. Ya, besek, berkat atau tentengan yang biasa didapatkan saat mengikuti tahlilan, sunatan, selametan atau hajatan lainnya. Dan seharusnya besek tidak pernah menjadi lantaran sebuah masalah. Apa coba yang harus dipermasalahkan?...

: 49 | : 0 | : Rabu, 27 Desember 2017 - 21:57

Seorang Pencerita Yang Kehabisan Kata
Cerpen

Seorang pencerita kehabisan kata Tak ada diksi, frasa yang bisa ia reka Seorang pencerita kehilangan rasa Hampa Seorang pencerita kehilangan daya Terdiam saja di sudut sana Seorang pencerita kehilangan makna Seorang pencerita kehilangan...

: 69 | : 0 | : Selasa, 28 November 2017 - 00:28

Berdarah Merah
Cerpen

Dalam ruangan sekecil itu, udara sepengap itu, dan penerangan setemaram itu, ia bertanya padaku. Apa arti darah bagiku? Ku jawab, "Darah itu merah. Darah itu najis. Darah itu menjijikkan. Darah itu sakit.  Darah adalah momok, teror,...

: 57 | : 0 | : Selasa, 7 November 2017 - 23:26

Jalang
Cerpen

Jangan panggil aku Jalang. Panggil saja aku, Mawar. Meski itu bukan namaku yang sebenarnya. Aku sudah lupa siapa nama lahirku. Sebab sejak kecil aku terbiasa dipanggil dengan nama panggilan yang berbeda-beda. Mulai dari panggilan sayang kedua...

: 64 | : 0 | : Minggu, 5 November 2017 - 19:51

Tanah Merah
Cerpen

Gadis itu bersimpuh di samping gundukan tanah merah. Tangannya memegang erat nisan kayu tak bernama. Bibirnya bungkam sejak satu jam yang lalu. Tatapan matanya kosong. Hanya desahan nafasnya yang terdengar begitu berat. “Sebentar lagi hujan,...

: 105 | : 0 | : Sabtu, 21 Oktober 2017 - 22:01

Betina
Cerpen

"Kapan kau akan menikah? Menyempurnakan hidupmu sebagai seorang perempuan?" Pertanyaannya selalu sama dan berulang. Dan aku menanggapinya sama, berulang, meninggalkan obrolan dengannya dan beringsut ke beranda rumah mayaku. Beranda rumahku...

: 60 | : 0 | : Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:43

Puisi Ifaikah

Perjumpaan Lara
Puisi

Mereka bilang di ujung jalan sana, ada lara Mereka bilang aku tidak bisa melaluinya Mereka bilang sebaiknya mencari jalan lain Mereka bilang aku akan sama saja nantinya, berakhir nestapa Mereka bilang perjalananku hanya akan menjadi...

: 1 | : 0 | : Selasa, 2 Oktober 2018 - 17:46

Anak Kandung Bumi
Puisi

Aku lahir sebagai anak kandung ibu, Bumi. Tumbuh di tanahnya yang keras, tangguh didera panas, tak rubuh meski angin mengganas Aku langgas Tak seorang pun bebas mencerabut akarku dari rahim ibu Sebab t'lah ku ikhlaskan rimbunku menjadi...

Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
: 12 | : 0 | : Kamis, 12 Juli 2018 - 10:42

Jalan Panjang Menemukan Rumah
Puisi

Sudah berapa jauh jalan yang ku jejaki untuk menemukan rumah untuk pulang? Adakah ratusan kilometer? Ataukah jutaan kilometer? Entahlah, ingatanku tak mampu mengukurnya. Ia hanya dapat mengenang apa yang telah ditapaki kakiku di sepanjang...

Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat
: 16 | : 0 | : Rabu, 27 Juni 2018 - 17:46

Riuh
Puisi

Riuh Burung-burung tak henti berkicau Sampaikan risau Makin meracau, makin kacau Riuh Tangan-tangan yang dulunya lekat dengan pundak-pundak Kini ia mengepal, menjadi bebal Riuh Gambar-gambar berkabar Berkoar, berkobar-kobar Terbakar,...

: 9 | : 0 | : Selasa, 12 Juni 2018 - 07:32

Elegi Sebatang Pohon
Puisi

Menunggu takdir Tuhan Mati atau tumbuh di musim berikutnya Menunggu takdir Tuhan Gersang, kering kerontang Atau bersemi lalu berkembang Menunggu takdir Tuhan Siapa yang akan datang untuk berteduh Atau berkeluh penuh peluh Menunggu...

: 66 | : 0 | : Senin, 13 November 2017 - 20:29

Merdeka itu
Puisi

Merdeka bagi kami adalah.. Ketika bisa duduk santai di sebuah kedai kopi bergengsi Atau nongkrong bersama, numpang wifi dan tidak lupa berselfie Ketika bisa sesuka hati mengomentari orang-orang yang hidup di tivi atau media sosial Ketika bisa...

: 63 | : 0 | : Selasa, 31 Oktober 2017 - 05:52

Mak, aku ini siapa, apa?
Puisi

Mak, Aku diminta tak bersuara Diminta menghamba Padahal aku manusia, mak Mak, Aku juga disuruh membeo Mengikuti ucapnya a i u e o Padahal aku bukan burung beo, mak Mak, Aku dipaksa menyalak galak Pada siapa yang dianggap...

: 74 | : 0 | : Kamis, 26 Oktober 2017 - 11:44

Berdialog Dengan Diri
Puisi

Sssttt..Mereka sedang sibuk membicarakan kita Sibuk memperdebatkan identitas dan kodrat kita sebagai seorang perempuan.” “Sejak kapan?” Sejak perempuan diciptakan oleh Tuhan dan ditakdirkan menjadi pendamping Adam. Sejak saat itulah...

: 77 | : 0 | : Selasa, 24 Oktober 2017 - 21:52

Manusia Koran
Puisi

Siang itu mereka berdiskusi; tentang kebaikan dan keburukan manusia. Si lelaki mengatakan, dua hal tersebut mutlak dimiliki manusia. Seberapa besar porsi kebaikan dan keburukan, itulah yang menentukan identitas manusia. Si baik dan Si...

: 71 | : 0 | : Kamis, 19 Oktober 2017 - 16:50
Tutup

Bagikan profil Ifaikah