

Apakah orang yang dimabuk rindu menyangka, bahwa cinta kasih dapat disembunyikan di sebalik cucuran air mata dan kegelisahan jiwa?
Jikalau tidak karena dalamnya cinta, tidaklah akan bercucuran air mata di atas kesan-kesan kampung kekasih.
Dengan kasih diatas semua itu, oleh saksi-saksi yang adil; ialah air mata dan badan menderita menaggung rindu.
Dan rindu sudah tak dapat di bendung lagi, bila telah terukir di kedua pipimu kesan merah cucuran air mata.
Yah, di keheningan malam khayalku jauh melayang kepada kekasih, sehingga nak tidur pun susah.
Begitulah sebenarnya cinta, apabila telah bertapak didalam hati, ia akan menukarkan segala keledzatan menjadi derita.
Wahai orang yang mencelaku, tentang cintaku. Sepatutnya orang yang dimabuk cinta ini dimaafkan saja atas keterlanjurannya.
Seandainya engkau sadar tentang derita orang yang bercinta sudah pasti engkau takkan mecelanya.

