Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya

Luthfi Imama

Pekalongan

6

Mengikuti

1

Pengikut

Luthfi Imama

Pekalongan
Tentang Penulis

Menulis jika ingin

Tempat,tanggal lahir

Pekalongan, 20 Maret 1994

Media Sosial

Semua

(23)

Puisi

(19)

Cerpen

(4)

Naskah Drama

(0)

Resensi

(0)
Jumat 15 Januari 2021

My Fairy GoddessYou show me a new universewith the black holeas an entrance doorAnd you asked me to enter, my dearWith you, we explore the most fantastic journeyThat i'll always ask to repeat again and againwhen we two reaching the finish lineMy Tinker bellI always beg...

1 Penulis Terpikat
0
25
Kamis 14 Januari 2021

Puspa Sari namanya, bunga desa yang tengah mekar dari kuncupnya. Semerbak harum menguar dari tiap lekuk tubuhnya, juga dengan rona merah di kelopak bibirnya dan ranum buah yang menggantung di bawah lehernya. Puspa Sari tak selalu dapat dipandang oleh tiap-tiap pemilik m...

0 Penulis Terpikat
0
34
Selasa 12 Januari 2021

Dan malam ini, seperti April tahun lalu. Jalan Solo dan Malioboro putus hubungan dengan keramaian. Jalan-jalan dan bangku-bangku taman tengah mesra-mesranya dengan kesunyian.Tetapi bukan berarti malam ini hampa tanpa ada sedikitpun hembus napas dan suara. Kepala-kepala...

0 Penulis Terpikat
0
16
Sabtu 19 Desember 2020

A seed that drop from a dying fruitSlowly grow his budOn the soil of a broken brickA tiny stem in the middle of the crackChallenging the sky with his burning breathBut by the flowed of the minute, he believe that the world was too difficultDifficult to understandDi...

0 Penulis Terpikat
0
21
Kamis 10 Desember 2020
-

Pemilu dan pelimuseperti anak yang kembarTak perlu kau tunjukan pilihanmu dalam pemiluseperti juga tak perlu kau tunjukan peli di dalam celana dalammuPemilu dan pelimuseperti pinang dibelah meski tak sempurnaAkan wagu jika pelimu dan mereka yang kau pilih dalam pemilume...

2 Penulis Terpikat
0
19
Sabtu 28 November 2020

Waktu menunjukan pukul setengah empat sore. Harusnya senja sedang bersiap untuk muncul di ufuk barat cakrawala. Namun nampaknya hari ini berbeda. Mendung kelabu membentang di sepajang langit, bisa dipastikan ia akan menjadi tabir bagi sinar senja sore ini.“Aku tunggu ka...

1 Penulis Terpikat
0
28
Jumat 20 November 2020

Silir anginBiru telagaHijau pepohonanIzinkan ini badan Menjadi dirimuDarahku menjadi airmuNafasku menjadi anginmuKaki dan jemari menjadi dahan rantingdari pohon-pohonmuMelebur menjadi satu denganmuKembali pada hamparan bumi yang syahdu

0 Penulis Terpikat
0
16
Kamis 19 November 2020

Babak normal telah 30 menit yang lalu berakhir. Setiap orang di lapangan ini sudah lelah, tenaga sudah menguap bersama keringat, bahkan hujan yang mengguyurpun tak lagi bisa menolong. Rasanya kami sudah ingin kembali kerumah masing-masing, menghadiahi diri dengan mandi...

2 Penulis Terpikat
0
107
Selasa 27 Oktober 2020

Kepada Kekasihkudi KamarnyaYang lucuKekasihku,Aku menuliskan surat ini pada dini hari. Membiarkan mataku terjaga sampai lusa datang. Jangan khawatir kasihku, aku sudah cukupkan asupan istirahat untuk diriku. Setidaknya beberapa jam yang lalu aku sudah mencecap aktivitas...

0 Penulis Terpikat
0
27
Selasa 20 Oktober 2020

Aku suka memandang bulan berlebihDi langit malam bertabur bintang, yang sesekali diselingi suara rintih Dengan segelas bir dingin yang mulai kehilangan buihBulan yang bulat itu dimataku menjadi datar dan pipihSerupa lembar-lembar kertas tua dari Novel bekas di kera...

0 Penulis Terpikat
0
17
Senin 19 Oktober 2020

Tolong lah, kepada siapapun yang dengarAku tak ingin ada godamYang menimpa hatidan menjalar di sekujur badanBahkan hanya untuk mendengarsuaranya dari kejauhanIni badan sudah kehilangan tulangParu-paru seperti kehilangan kembangDinginSepiMerindingSendiriPadahal ini badan...

1 Penulis Terpikat
0
20
Jumat 16 Oktober 2020

Wahai mendung Aku ini gersang Sudah begitu lama embun menghilang Kelopak-kelopak bunga bergugurandedauan kering rontok, terbangWahai mendungAku ini sudah matiAngin tak lagi bikin perduku menari Tiap malam aku dibekukan bulan Di kala siang aku di...

0 Penulis Terpikat
0
28
Selasa 13 Oktober 2020

Senja tak hadir sore ituDi jalan penuh rinduYang konon mematri ceritaPada tiap hati yang datang ke YogyaTidak, tidak hari iniJingga senja dilalap apiSemburatnya menjadi kelabuSyahdunya menjelma senduRibuan orang berjalan beriringanDari pal putih menuju gedung dewanMenun...

0 Penulis Terpikat
0
26
Jumat 02 Oktober 2020

Waktu hanyalah ilusiTak ada yang istimewa dari perputaranbumi pada matahari dan sebaliknyatak jua istimewa dari gelapnya malam dan terangnya siangdetik hanyalah detakmenit tak ubah mesinjam hanya buatanPeringatan tak lebih dari perayaan kenangWaktu tak lebih dari bayang...

0 Penulis Terpikat
0
15
Selasa 15 September 2020

Dipesisir, Banyu segara ingin plesirKe Matahari dan Masjid JamiBerduyun mereka berjalanMelewati sungai loji dan selokan-selokanMengarah ke selatanMelewati Kuburan Kristen, kuburan Beji, dan Makam PahlawanMenyapa para jenat* dengan gembiraNjoh mbah, wo, lik, Cik, Koh. Kl...

1 Penulis Terpikat
0
17
Senin 13 Juli 2020

Apakah cinta harus kudapatLewat janji di depan altarAtau jabat erat tangan penghuluSedang pohon-pohon memberiku cintaLaut, sungai, telaga, dan rintik hujan mengalirkan cintaMatahari yang hangat, senja dan fajar yang memikatJuga memancarkan cintaApakah cinta harus ku dap...

1 Penulis Terpikat
0
28
Sabtu 04 Juli 2020

Matahari telah sembunyi di balik ufuk barat. merah kesumba telah terendam hitam jelaga. Gelap menutup cakrawalaDi jalanan penuh lalu lalangSeorang lajang mengerangMencari pemuas nafsuYang terpendam berhari laluIa berjalan pelan ke warung temaram. Wangi terbang membelai...

0 Penulis Terpikat
0
27
Jumat 26 Juni 2020

Didepanku pena telah lama menanti tanganUntuk berdansa bersama diatas buku catatanPena hampir mati bosan, sementara tangan tak kunjung datangTangan bilang akan datang naik imajinasiSementara dijalan mesinnya mogok, dan tak tahu kapan akan berjalan lagiAku telah mengajak...

1 Penulis Terpikat
0
22
Rabu 27 Mei 2020

Aku ingin bertanya kepada angin"Sudahkah kau membawa suara,dari seseorang jauh yang mengucapsebuah nama"Aku ingin bertanya kepada tanah"Sudahkah kau membawa langkahdari seseorang jauh,yang berjalan untuk memupus rindulewat sebuah temu"Aku ingin berkata pada api"Tolong j...

1 Penulis Terpikat
0
53
Jumat 22 Mei 2020

Aku melihat sebatang besar pohon tua yang menaungi rumput liarHijau dan teduh meski tumbuh di padang gersangIalah ruh kehidupan, bagi mereka yang hidup di badannya maupun hidup dibawah akarnyaTapi hama dan gulma datangMenyesap ruh kehidupan miliknyaDedaunan pun merangas...

2 Penulis Terpikat
0
48
Minggu 17 Mei 2020

Matahari selesai bekerjaBerjalan perlahan, ke rumah malamYang berpintu senjaBerganti shift dengan bulanSinar yang benderang perlahan temaramTinggal jingga dan nila di barat cakrawalakehangatan mengganti terik yang menyiksaDi kampung-kampung manusiaOrang mulai pulang dar...

0 Penulis Terpikat
0
37
Jumat 08 Mei 2020

Dapur Kala FajarDapur kala fajar adalah keterlambatanKarena kau telah menyusun ceritabahkan ketika daun masih berselimut bayangPagi masih buta, dan kau telah memainkan orkestraDari gemericik air dan retakan kayu yang membaraAh, padu padan ituCeret tua yang bersiulDan da...

0 Penulis Terpikat
0
49
Selasa 05 Mei 2020

Jihad Pagi HariSetiap pagiAku memohon kepada TuhanAgar diberikan kekuatan dan petunjukuntuk mengambil handukdan berjalan perlahanmenuju kamar mandiItulah jihad paling paling paripurna di waktu pagiYang mensucikan dan melindungi pagidari segala belek dan kusutYogyakarta,...

1 Penulis Terpikat
0
78
Kamis 14 Januari 2021

Puspa Sari namanya, bunga desa yang tengah mekar dari kuncupnya. Semerbak harum menguar dari tiap lekuk tubuhnya, juga dengan rona merah di kelopak bibirnya dan ranum buah yang menggantung di bawah lehernya. Puspa Sari tak selalu dapat dipandang oleh tiap-tiap pemilik m...

0 Penulis Terpikat
0
34
Sabtu 28 November 2020

Waktu menunjukan pukul setengah empat sore. Harusnya senja sedang bersiap untuk muncul di ufuk barat cakrawala. Namun nampaknya hari ini berbeda. Mendung kelabu membentang di sepajang langit, bisa dipastikan ia akan menjadi tabir bagi sinar senja sore ini.“Aku tunggu ka...

1 Penulis Terpikat
0
28
Kamis 19 November 2020

Babak normal telah 30 menit yang lalu berakhir. Setiap orang di lapangan ini sudah lelah, tenaga sudah menguap bersama keringat, bahkan hujan yang mengguyurpun tak lagi bisa menolong. Rasanya kami sudah ingin kembali kerumah masing-masing, menghadiahi diri dengan mandi...

2 Penulis Terpikat
0
107
Selasa 27 Oktober 2020

Kepada Kekasihkudi KamarnyaYang lucuKekasihku,Aku menuliskan surat ini pada dini hari. Membiarkan mataku terjaga sampai lusa datang. Jangan khawatir kasihku, aku sudah cukupkan asupan istirahat untuk diriku. Setidaknya beberapa jam yang lalu aku sudah mencecap aktivitas...

0 Penulis Terpikat
0
27
Jumat 15 Januari 2021

My Fairy GoddessYou show me a new universewith the black holeas an entrance doorAnd you asked me to enter, my dearWith you, we explore the most fantastic journeyThat i'll always ask to repeat again and againwhen we two reaching the finish lineMy Tinker bellI always beg...

1 Penulis Terpikat
0
25
Selasa 12 Januari 2021

Dan malam ini, seperti April tahun lalu. Jalan Solo dan Malioboro putus hubungan dengan keramaian. Jalan-jalan dan bangku-bangku taman tengah mesra-mesranya dengan kesunyian.Tetapi bukan berarti malam ini hampa tanpa ada sedikitpun hembus napas dan suara. Kepala-kepala...

0 Penulis Terpikat
0
16
Sabtu 19 Desember 2020

A seed that drop from a dying fruitSlowly grow his budOn the soil of a broken brickA tiny stem in the middle of the crackChallenging the sky with his burning breathBut by the flowed of the minute, he believe that the world was too difficultDifficult to understandDi...

0 Penulis Terpikat
0
21
Kamis 10 Desember 2020
-

Pemilu dan pelimuseperti anak yang kembarTak perlu kau tunjukan pilihanmu dalam pemiluseperti juga tak perlu kau tunjukan peli di dalam celana dalammuPemilu dan pelimuseperti pinang dibelah meski tak sempurnaAkan wagu jika pelimu dan mereka yang kau pilih dalam pemilume...

2 Penulis Terpikat
0
19
Jumat 20 November 2020

Silir anginBiru telagaHijau pepohonanIzinkan ini badan Menjadi dirimuDarahku menjadi airmuNafasku menjadi anginmuKaki dan jemari menjadi dahan rantingdari pohon-pohonmuMelebur menjadi satu denganmuKembali pada hamparan bumi yang syahdu

0 Penulis Terpikat
0
16
Selasa 20 Oktober 2020

Aku suka memandang bulan berlebihDi langit malam bertabur bintang, yang sesekali diselingi suara rintih Dengan segelas bir dingin yang mulai kehilangan buihBulan yang bulat itu dimataku menjadi datar dan pipihSerupa lembar-lembar kertas tua dari Novel bekas di kera...

0 Penulis Terpikat
0
17
Senin 19 Oktober 2020

Tolong lah, kepada siapapun yang dengarAku tak ingin ada godamYang menimpa hatidan menjalar di sekujur badanBahkan hanya untuk mendengarsuaranya dari kejauhanIni badan sudah kehilangan tulangParu-paru seperti kehilangan kembangDinginSepiMerindingSendiriPadahal ini badan...

1 Penulis Terpikat
0
20
Jumat 16 Oktober 2020

Wahai mendung Aku ini gersang Sudah begitu lama embun menghilang Kelopak-kelopak bunga bergugurandedauan kering rontok, terbangWahai mendungAku ini sudah matiAngin tak lagi bikin perduku menari Tiap malam aku dibekukan bulan Di kala siang aku di...

0 Penulis Terpikat
0
28
Selasa 13 Oktober 2020

Senja tak hadir sore ituDi jalan penuh rinduYang konon mematri ceritaPada tiap hati yang datang ke YogyaTidak, tidak hari iniJingga senja dilalap apiSemburatnya menjadi kelabuSyahdunya menjelma senduRibuan orang berjalan beriringanDari pal putih menuju gedung dewanMenun...

0 Penulis Terpikat
0
26
Jumat 02 Oktober 2020

Waktu hanyalah ilusiTak ada yang istimewa dari perputaranbumi pada matahari dan sebaliknyatak jua istimewa dari gelapnya malam dan terangnya siangdetik hanyalah detakmenit tak ubah mesinjam hanya buatanPeringatan tak lebih dari perayaan kenangWaktu tak lebih dari bayang...

0 Penulis Terpikat
0
15
Selasa 15 September 2020

Dipesisir, Banyu segara ingin plesirKe Matahari dan Masjid JamiBerduyun mereka berjalanMelewati sungai loji dan selokan-selokanMengarah ke selatanMelewati Kuburan Kristen, kuburan Beji, dan Makam PahlawanMenyapa para jenat* dengan gembiraNjoh mbah, wo, lik, Cik, Koh. Kl...

1 Penulis Terpikat
0
17
Senin 13 Juli 2020

Apakah cinta harus kudapatLewat janji di depan altarAtau jabat erat tangan penghuluSedang pohon-pohon memberiku cintaLaut, sungai, telaga, dan rintik hujan mengalirkan cintaMatahari yang hangat, senja dan fajar yang memikatJuga memancarkan cintaApakah cinta harus ku dap...

1 Penulis Terpikat
0
28
Sabtu 04 Juli 2020

Matahari telah sembunyi di balik ufuk barat. merah kesumba telah terendam hitam jelaga. Gelap menutup cakrawalaDi jalanan penuh lalu lalangSeorang lajang mengerangMencari pemuas nafsuYang terpendam berhari laluIa berjalan pelan ke warung temaram. Wangi terbang membelai...

0 Penulis Terpikat
0
27
Jumat 26 Juni 2020

Didepanku pena telah lama menanti tanganUntuk berdansa bersama diatas buku catatanPena hampir mati bosan, sementara tangan tak kunjung datangTangan bilang akan datang naik imajinasiSementara dijalan mesinnya mogok, dan tak tahu kapan akan berjalan lagiAku telah mengajak...

1 Penulis Terpikat
0
22
Rabu 27 Mei 2020

Aku ingin bertanya kepada angin"Sudahkah kau membawa suara,dari seseorang jauh yang mengucapsebuah nama"Aku ingin bertanya kepada tanah"Sudahkah kau membawa langkahdari seseorang jauh,yang berjalan untuk memupus rindulewat sebuah temu"Aku ingin berkata pada api"Tolong j...

1 Penulis Terpikat
0
53
Jumat 22 Mei 2020

Aku melihat sebatang besar pohon tua yang menaungi rumput liarHijau dan teduh meski tumbuh di padang gersangIalah ruh kehidupan, bagi mereka yang hidup di badannya maupun hidup dibawah akarnyaTapi hama dan gulma datangMenyesap ruh kehidupan miliknyaDedaunan pun merangas...

2 Penulis Terpikat
0
48
Minggu 17 Mei 2020

Matahari selesai bekerjaBerjalan perlahan, ke rumah malamYang berpintu senjaBerganti shift dengan bulanSinar yang benderang perlahan temaramTinggal jingga dan nila di barat cakrawalakehangatan mengganti terik yang menyiksaDi kampung-kampung manusiaOrang mulai pulang dar...

0 Penulis Terpikat
0
37
Jumat 08 Mei 2020

Dapur Kala FajarDapur kala fajar adalah keterlambatanKarena kau telah menyusun ceritabahkan ketika daun masih berselimut bayangPagi masih buta, dan kau telah memainkan orkestraDari gemericik air dan retakan kayu yang membaraAh, padu padan ituCeret tua yang bersiulDan da...

0 Penulis Terpikat
0
49
Selasa 05 Mei 2020

Jihad Pagi HariSetiap pagiAku memohon kepada TuhanAgar diberikan kekuatan dan petunjukuntuk mengambil handukdan berjalan perlahanmenuju kamar mandiItulah jihad paling paling paripurna di waktu pagiYang mensucikan dan melindungi pagidari segala belek dan kusutYogyakarta,...

1 Penulis Terpikat
0
78
Luthfi belum menulis satupun Naskah Drama
Luthfi belum menulis satupun Resensi

Bagikan Profil

Pilih salah satu pilihan dibawah

Luthfi