Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya
PUISI

Jihad Pagi Hari dan Puisi Lainnya

Oleh Luthfinisme

Jihad Pagi Hari


Setiap pagi

Aku memohon kepada Tuhan


Agar diberikan kekuatan dan petunjuk

untuk mengambil handuk


dan berjalan perlahan

menuju kamar mandi


Itulah jihad paling paling paripurna di waktu pagi

Yang mensucikan dan melindungi pagi

dari segala belek dan kusut


Yogyakarta, 2020


~~~

Perang


Di ruang sempit ini

Aku berdiri

Tiada kain dan benang

Yang membentang,

membungkus diri


Dengan segala gaman

Sabun di tangan kiri

dan gayung di tangan kanan

Tak lupa seperangkat alat gosok gigi


Ini perjuangan dalam kesendirian

Melawan gigil, mengakrabi dingin

Ini perang tak pernah usai

Setiap pagi dan sore,

ia berkecamuk kembali


Yogyakarta, 2020


~~~

Shinzui


Konon ia adalah senjata untuk membunuh segala kuman,

dan melembabkan kulit laksana embun pagi.

Ia pun mampu membuat kita girang

dengan gelembung dan busa-busa yang lembut bagai awan

Tapi yang paling hebat, ia bisa mempertemukanku dengan mu

Hal yang tak pernah mampu dicapai ragaku


Yogyakarta, 2020


~~~

Jamban


Diatas lubang itu

Aku bersemedi

Menghimpun energi semesta

Muhasabah diri

Bebaskan raga dari segala residu


Yogyakarta, 2020


~~~

Tahi


Kamu seperti mulut

dan aku menjelma gula-gula

yang kau telan dalam perut

lewat bibirmu yang merona


Tetapi aku hanya jadi biang mencret mu

Aku bersedia dibuang lewat anusmu

Jadi tahi yang bau

Asal hilang mulas di perutmu


Yogyakarta, 2020










Selasa 05 Mei 2020
93
1 Penulis Terpikat
Ditulis oleh

Luthfi Imama

Luthfinisme

Menulis jika ingin

Tuliskan tanggapanmu tentang Jihad Pagi Hari dan Puisi Lainnya

Baca karya Luthfi lainnya

Jihad Pagi Hari dan Puisi Lainnya

Puisi oleh Luthfi Imama

Bagikan Karya

Pilih salah satu pilihan dibawah