Camilan
Rak Pen...
Wisata
Jendela
Lainnya
PUISI

Mogok

Oleh Luthfinisme

Didepanku pena telah lama menanti tangan

Untuk berdansa bersama diatas buku catatan


Pena hampir mati bosan, sementara tangan tak kunjung datang

Tangan bilang akan datang naik imajinasi

Sementara dijalan mesinnya mogok, dan tak tahu kapan akan berjalan lagi


Aku telah mengajak pena bercanda, tetapi muramnya tak juga hilang

Ia bilang "aku rindu tangan, aku rindu berdansa dengannya hingga kata-kata mekar diatas buku catatan"


Jumat 26 Juni 2020
36
1 Penulis Terpikat
Ditulis oleh

Luthfi Imama

Luthfinisme

Menulis jika ingin

Tuliskan tanggapanmu tentang Mogok

Baca karya Luthfi lainnya

Mogok

Puisi oleh Luthfi Imama

Bagikan Karya

Pilih salah satu pilihan dibawah