

Pada diriku sendiri
Kabarmu baik belakangan ini?
Baik yang sangat tak berujung
Tak berujung indah?
Tak berujung suka?
Tak berujung bahagia?
Yang pasti lelah
Manisnya disayat yang terkasih
Disiramkan setimpah merkuri
Secawan arsenik bunganya
Perihnya diri ini,
Terseret menuju kegetirannya,
Menggiring ke labirin merana
Jatuh sesak di dada
Meramaikan akalku ke gundah
Raga diombang-ambingkan kerusuhan prayitna
Tapi, lubuk kecil ini meminta
Hendaknya suatu hari nanti,
Kesedihan yang terlimpah dariku ini
Tak tersirat sia-sia
Air netra yang berharga ini
Menguatkanku berbesar hati,
Tiap kali lelah menepi.
Dan goresanku ini
Menjadi penongkat sukmaku,
Tiap ku jatuh dan terluka
Terima Kasih Aily
Berkukuh lebih lama lagi ya..

