Kelakar tawa menghiasi ruang-ruang dimasing-masing sudutnya,
Menjadikan Malam menjadi indah,
Semua terisi dengan penuh kebahagiaan
Kita saling bercerita bahkan memberi rasa agar semua terjaga, kita di bentuk untuk tetap satu, bukan untuk saling terpecah,
Namun kini adalah hal yang sebaliknya ketika kita tak menginginkan perihal ini terjadi, semua saling pisah bahkan tak lagi saling tertawa, kita sibuk tak memikirkan lagi tentang rumah yang kini sudah kita bangun bersama, ditempat kita di tempa.
Akankah tetap terjaga atau tak lagi ada? Sehingga menjadikannya sebuah cerita?
Adakah Rindu kau selipkan di setiap malam sebelum kau berbaring di kasur empuk mu kawan?
Apakah kau tak lagi memikirkan perihal ini? Tentang sebuah canda di tempat kita di tempa, kini kian pudar hingga akan terbenam di kerut oleh keadaan.
18 Maret 2024
Rinal Afriandi