

Jika semangat tak lagi membara seperti api dan perlahan mulai redup, maka biarkan kayu-kayu kering di tengah sunyi alam menjadi bahan bakar yang menyalakan kembali nyala itu.
Jika alam tak lagi menjadi ruang pendidikan bagi kaum intelektual muda, tak lagi menjadi tempat membentuk manusia-manusia merdeka, dan tak lagi menjadi ruang teduh untuk mengolah energi kehidupan akibat masifnya kerusakan lingkungan yang dilakukan oleh rezim saat ini,
maka sudah saatnya kita menggantung tas dan perlengkapan petualangan lainnya.
Petualangan itu harus bertransformasi menjadi bentuk perlawanan, turun ke jalan untuk mempertahankan alam yang terus dirampas dan dirusak.
Senin, 1 Juni 2026
Rinal Afriandi

