

Kenapa bisa si wanita itu memilih ia sebagai prianya?
Apa alasannya?
Tidak pernah ada yang tau, kecuali sang penciptanya. Karena kepada dirinya sendiripun mereka belum bisa menjawab jujur jika pertanyaan "kenapa kau memilihnya?" dilontarkan.
Sebagai mata yang berada di tengah mereka, aku bisa simpulkan, bahwa, kebersamaan mereka hanyalah sebatas mutualisme saja.
Si pria yang membutuhkan rasa aman dari wanita yang rendah diri. Ia memang agak licik. Mencari keuntungan untuk dirinya sendiri terlebih dahulu. Tidak memikirkan yang lain, hanya sebatas ia aman, dan yang lain "yasudah, yang penting tidak menghancurkannya."
Sedangkan si Wanita.... Ia pun membutuhkan rasa aman. Ia membutuhkan pria yang dapat mengcover kehidupannya. Namun, ia hanya gadis kampung yang bertahan hidup, ketika ia diberi kehidupan. Ia gampang termakan oleh rasa puas yang bahkan belum sempat atau tidak pernah ia rasakan. Hanya sebatas baru terlintas dihalaman pikirannya saja. Dan kenyataan yang diterimanya adalah, bahwa ia hanya bisa menerima semuanya. Ia hancur berkali-kali. Ia membiarkan dirinya tidak utuh untuk orang lain. Ia membiarkan dirinya kehilangan dirinya sendiri.
Kehidupan mereka tidak bahagia. Tidak ada tujuan.
Mereka hanya bertahan untuk saling menyakiti, lalu mencoba terbiasa dari rasa saling menyati itu.
Sebagai mata yang berada di tengah mereka, sangat tidak menyenangkan untuk melihatnya.

