

Ketahuilah,
Kau dan Aku
tak akan pernah,
“Menjadi apa kita.”
Sebelum
Kau dan Aku
lebih dulu mengerti,
“Di antara
apa
kita?”
Barangkali
menjadi adalah
amanku yang kelak berdiri gagah.
Dan di antara adalah
kesahmu yang akan kupeluk gigih.
(Jakarta, 2026)

