

daun meluruh jatuh dalam kesepianku, di tepian rumah, kau melihat diriku dalam dirimu, memecah genangan dan gemericik air yang tumpah dari mataku
sepasang ikan berenang, menuju tanganmu kering, menciptakan berawan penuh kenangan masa lalu, mengepak sayap dan bergeluruh menanti ciuman
adakah hujan atau rintik membahasakan diri kita pada selembar daun?
namun kau tak melihat lagi diriku terbaring penuh, hanya peluh musim yang menghampiri dalam kenang, ketenangan di dalam mimpi dan seekor angsa yang terbang dari langit melalui bahasa kesedihan
Surabaya, September 2021

