

deg.
'sial!'
'bego banget sih'
Angin malam menembus baju yang dikenakannya, tak peduli berapa lapis pakaian yang ia pakai.
Tak sadar ia menggigit bibir nya, kedua tangannya mengepal dan memukul tembok disebelah nya
dug dug dug
Suara hp berdering keras, ia mengambil hp nya di saku dan mendapati nama seorang yang pasti menelponnya dijam ini.
"Pulang!"
Hanya satu kata dan telepon itu mati.
Dia melangkah seolah ia baik baik saja padahal mukanya memerah, tangan nya....
...........
........
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tangannya putus aja gak sih, eh apa ya lanjutannya aduhh bingunggg pokoknya terserah deh...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.pada suatu hari ada orang yang gabut menulis ini,dan akhirnya ia molor
Yey
Aku telah tau memang kita tak mungkin tapi meeeeeengapa masih ada yang bacaaaaaa
Padahal aku sedang gabut gabutt
Aku dah lupaaa mau ngapain
Uyaiyauyyyauyaghaug
Ambasador ambasador UU
UUD RI
$$$$$$$$$$$$$$Money$$$$$$$$$$$$
Simbelegetek
Cara nyari tempat

