

Menjadi Mawarmu
Sempat aku tertegun pelan
Melihatmu perlahan - lahan hilang dalam angan
Ini bukan perihal setangkai bunga mawar
Yang terkadang mekar menjadi merah dengan indah, lalu kering
Menjadi layu dan payah ketika tak terkena cahaya
Bagaikan rindu yang kadang datang kemudian berpaling dariku
Tentang sebuah usaha yang tak mengenal lelah
Mungkin cahayaku hanya bertahan sementara
Sedang aku tak bisa mempertahankan keindahanmu
Karena kau telah memilih mawar sedang aku berduri
Kau mengharapkan putih sedang aku merah darah
Sedang kau memilih dan aku tak terpilih
Ku hanya bisa melihatmu dibalik duri - duri yang menyakiti
Bayangmu semakin jauh, bukan sekarang tapi nanti yangi entah
Biarkan aku menyudahi sepiku bersama resah

