

Sebelum semuanya terlambat,
sebelum hujan membuat kita terluka,
sebelum dingin menjadikan kita terpaku,
dan sebelum jarak menyekat kita untuk bertemu
mari selesaikan dengan sedikit ciuman dan pelukan.
Jauh sebelum itu terpikirkan
kita hanya memaknai pertemuan
dengan bertatap muka dan bercanda
tanpa sebuah makna
seperti sebuah kecupan manja.
Kini semua berubah
jarak membuat kita lelah
kemudian tubuh kita basah
karena hujan menjadikan kita sebagai rumah
dan dingin membuat kangen menjadi pecah.
Tuhan yang Baik tolong kecup dia dengan lembut tepat di hatinya dan juga di dahinya,
agar kelak ketika nanti kita bertemu
dapat mengurai kangen melalui pelukan dan ciuman.

