

Tujuh tahun lamanya hanyalah perjalanan yang singkat,
untuk akhir yang abadi bagi sebuah Cassini.
Mengarungi gelapnya angkasa hanya untuk meraihnya,
yang tidak akan bisa diraihnya.
Tiga belas tahun tak terasa,
sebuah kesetian yang sangat amat singkat.
Untuk sebuah pelukan kekal lagi abadi, yang disebabkan
oleh mautnya ia sendiri.
Namun ia tidak pernah menyesali mautnya,

