

Sakit, perih dan sendu yang di rasa
Menangis dan tersiksa setiap saat
Mungkin sebentar lagi air mata darah yang keluar
Lelah sudah ku berjuang untuk tetap bahagia
Lelah sudah ku bertahan untuk orang yang ku sayangi
Ingin rasanya terjun bebas dari langit
Ingin rasanya bebas dari jerat masalah ini
Ini semua karena perundungan
Hei kalian para perundung
Tak kalian lihatkah sayatan di tangan?
Tak kalian lihatkah lelahnya aku menuruti kalian?
Tak kalian lihatkah betapa menderitanya aku?
Di mana kemanusiaan dan hati nurani mu, wahai para perundung?
Di mana belas kasihan juga akhlak kalian?
Apakah aku harus tiada baru kalian sadar?
Apakah harus ada korban lain yang di rundung?
Apakah aku harus merundung kalian kembali?
Tidak, tidak
Orang tuaku mengajarkan untuk tetap berlaku baik
Nak, semua ini pencobaan yang Tuhan berikan tetap bertahan ya
Semangat jalani lika-liku hidupmu
Tapi aku ingin sekali membalaskan dendam ini
Membalas semua sakit hati ini
Membalas semua air mata yang tumpah setiap saat
Membalas kekejian yang kalian lakukan
Namun, kalian beruntung
Aku tak akan membalas kekejaman kalian
Aku sudah memaafkan dan juga melupakan itu semua
Hei kalian para perundung
Para luka lama
Kini aku sudah berdamai dengan kalian
Aku harap kalian sadar kalau perundungan itu bahaya

