Singgah Sungguh-sungguh
Kutipan Puisi Singgah Sungguh-sungguh
Karya indahprimad2204
Baca selengkapnya di Penakota.id

Singgah tapi tak sungguh

Bergaung lagi dan lagi

Bersalah pada luka

Diri dan dirinya


Berkali memaafkan

Tapi tak bisa sekalipun melupa

Kata singgah yang acap terbisikkan

Sebenarnya adalah sosok pengelana


Inilah singgah

Ia hanya suka berjalan

Dengan terompah lusuh menapak juang

Sedikit bekal cukuplah mengganjal kekosongan


Ia yang terlalu nyaman dalam kesepian

Hingga berkawan karib sendirian

Tapi bukan, bukan penyendiri

Terlalu kejam jika kau menghakimi maknanya


Singgah lagi-lagi menepi

Kemudian menyapa dan bercengkrama

Basa basi yang bertumbuh rasa

Kemudian ia tersenyum dan menyapa

Sudah saatnya kembali melanjutkan perjalanan


Singgah bukannya tak niat sungguh

Tapi ia butuh tanda tanya untuk berlabuh

Jadi ia memilih terus berjalan lebih jauh

Menjawab ingin tahu dan memeluk gundah gulana


Tolong jangan hakimi singgah

Seperti kriminal yang membunuh rasa

Ia butuh makna

Sekedar hak dan kewajiban untuk menemukan kehidupan


Kemudian ia akan menyalahkan diri

Merasa tak pantas diri saat mendengar orang-orang menggumam

"Ia yang singgah tapi tak sungguh"

Dan akan menunduk lebih dalam tentang pemaknaannya


Ia sungguh hanya singgah

Untuk menyapa bukan ber-asa

Mengutip cerita

Jangan salahkan ia pada janji yang tak pernah dibuatnya


Harapan yang berlebihan yang menyakitkan

Hingga ia menangis dan bersalah untuk berpisah

Apakah ia bisa kali ini singgah sungguh-sungguh?

Karena ia khawatir pada melodi untuk lirik

"Ia yang singgah tapi tak sungguh"


Bogor- 2022

ditulis Penade

06 Jul 2024 06:48
7
Jalan Taman Perdamaian, Jl. Taman Perdamaian, Rw. Buntu, Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15318
0 menyukai karya ini
Penulis Menyukai karya ini
Unduh teks untuk IG story
Cara unduh teks karya
Pilih sebagian teks yang ada di dalam karya, lalu klik tombol Unduh teks untuk IG story
Contoh: