

Cilegon, 16 November 2018, sang tuan berkata: "Mari menjalin ikatan di pelaminan" , sontak aku pun menangis.
"Sini peluk" setelah di peluk sang tuan berbisik, "nangis aja gapapa kenceng dipekukanku" lagu ini berputar aku pun makin tersedu sedu.
"Janji, jangan pergi" lagu ini berputar, aku menangis.
Jakarta, 30 November 2019, sang tuan pun berkata lagi: " bodohnya aku, menduakan mu" lagu ini berputar bersama rintiknya hujan, aku menangis.
"Kita sudah cukup" lagu ini berputar, aku menangis, bersama deru deramnya hujan.
"Walaupun kita sudah bukan kita, tolong izinkan aku selalu berada di dekat mu" lagu ini berputar aku pun menangis.
Dan di Jakarta, ditanggal- tanggal selanjutnya ketika lagu ini berputar, aku masih menangis.

