Suatu hari di Universitas antah-berantah, seorang mahasiswa bernama Budi sedang menunggu Dosen di sebuah ruang hampa yang penuh dengan para mahasiswa yang sedang membaca buku.
Karena tidak ada Dosen yang datang hingga waktu hampir habis, akhirnya Budi keluar dari ruang hampa menuju Kantin. Di Kantin, ia memesan seporsi mie goreng dan segelas kopi susu. Di tengah asyiknya makan, datang seorang mahasiswi yang menghampirinya.
"Kamu Budi bukan?" Tanya mahasiswi itu.
"Iya." Jawab Budi singkat.
"Kamu sedang apa di sini?" Tanya mahasiswi itu lagi.
"Hanya makan Indomie." Jawab Budi lagi.
"Oh, iya. Namaku Sari, maaf tadi aku lupa memperkenalkan diri."
"Tidak apa-apa. Tapi, bagaimana kau tahu namaku?" Tanya Budi penasaran.
"Waktu tadi, aku iseng ke Perpustakaan dan aku melihat banyak biodata mahasiswa termasuk kamu. Jadi, dari situlah aku tahu namamu." Jawab Sari panjang.
Kantin hening sejenak.
"Aku jadi teringat nenek." Kata Budi berganti topik.
"Memangnya ada apa dengan nenekmu?" Tanya Sari.
"Dahulu nenekku sering sekali masak daging dan rasanya sedikit mirip dengan mie goreng yang sedang aku makan. Aku juga baru sadar kalau ternyata nenekku itu memang nenek-nenek."
Sari pun terharu dengan cerita Budi dan neneknya.