

Pada sebuah kota kecil hiduplah dua orang sahabat karib yang bernama Felove Nadira dan Karina Putri, mereka dipertemukan di sebuah sekolah kecil yang mahasiswanya juga hanya beberapa orang saja . Felove Nadira baru pindah dari kota besar ke kota kecil dikarena keluarganya mengalami musibah dan terpaksa dia harus pindah sekolah juga dan beradaptasi dengan orang-orang lain. Ketika itu felove duduk di bangku kelas 3 SMP sebelum dia bersahabatan dengan Karina, Felove ketika itu berteman dengan teman-teman yang nakal-nakal selalu mengajak dia cabut sekolah ataupun bolos sekolah. Akhirnya suatu ketika, Felove di panggil ke ruang guru dikarenakan murid baru udah berani cabut dari sekolah pada akhirnya dia diberikan surat sangsi agar tidak bolos sekolah lagi.
Pada suatu hari, guru mereka menyuruh membuat sebuah kelompok untuk mengerjakan sebuah pekerjaan rumah 1 kelompok 2 orang. Ibu guru mengatakan “anak-anak ibu akan kasih tugas kelompok 1 kelompok terdiri dari 2 orang dan akan di kumpulkan minggu depan silahkan cari teman kalian”. Pada saat itu felove bingung mencari teman kelompok, sama seperti karina yang bingung mencari teman kelompok, pada waktu itu tinggallah karina dan nadira yang belum mempunyai kelompok. Akhirnya karina duluan menghampiri nadira bertanya, “Nadira lo belum ada kelompokkah? Dan Nadira pun menjawab , belum gue belum ada kelompok nih, loe udah adakah kalau belum bareng aja yuk” sahut Nadira”.
Dan di saat itulah mereka jadi sering pergi dan main bersama ketika jam istirahat sekolah. Mereka bagaikan pinang di belah dua, kemana-mana selalu barengan. Sampai-sampai mereka di bilang kembar beda orang tua.
Terkadang Karina menginap dirumah Nadira, terkadang juga Nadira menginap dirumahnya Karina. Rumah Nadira kontrak terdapat 2 kamar dan lumayan besar rumahnya, sedangkan Karina rumahnya kecil sehingga Karina yang sering menginap dirumah Nadira.
Bahkan pernah tinggal di rumah Nadira 3 bulan lebih, karena waktu itu Karina dirumahnya banyak masalah sehingga Karina tinggal beberapa bulan dirumahnya Nadira.
Lucunya pada saat ketika try out berlangsung pada hari kedua pelajaran Matematika mereka pusing setelah pulang habis try out, mereka mencari hiburan berdua. Pada akhirnya mereka menemukan sebuah warnet yang ada gamesnya. Pada saat itu ada seseorang pemilik warnet mengajak mereka main game dan mereka bermain game bareng sampek lupa billing, dan ternyata ketika mau pulang uang saku mereka kurang untuk membayar billing. Akhirnya mereka meninggalkan tas sekolah mereka di warnet sebagai barang titipan agar mereka besok bisa membayar billing mereka yang kurang.
Pada suatu ketika sudah Ujian Nasional selesai dan di katakan mereka lulus dalam SMP di saat itu juga, Karina dan keluarganya memutuskan pindah kota di Jawa akhirnya mereka juga di saat itu putus kontak 1 tahun. Pada waktu itu mereka kembali berkomunikasi melalui facebok Nadira menyapa Karina di Facebook hai Karina bagaimana kabar loe gue kangen gue sama loe. Pada akhirnya ketika lulus SMA akhirnya mereka bertemu di Jakarta dan masing-masing mereka sama-sama pindah rumah di jakarta dan menetap di sana tetapi mereka tidak sering menginap lagi seperti dahulu. Karena mereka tinggal berjauhan, Karina tinggal di bogor sedangkan Nadira tinggal di Jakarta Barat.
Mereka sekarang bersahabat sudah jalan 10 tahun, persahabatan mereka yang bagaikan saudara kembar yang kemana-mana selalu bareng. Walau pun mereka selalu kesal dan bertengkar itu tidak pernah mereka membuat mereka saling membenci satu sama lain.

