

Anak kecil itu tidak lagi tidur pulas
ia ingin membasahi seluruh tubuhnya seandainya mandi
bisa menghilangkan daki dan dosa-dosa yang amat bebal ini.
Kepalanya pelancong kelaparan
dan sepasang kakinya sebatang kara
tidak bisa memilih dan memilah cerita kedaluwarsa.
Malamnya adalah tamu yang menolak tidur
nasi goreng pedas manis yang mengeras di piring
menangisi nasib jadi anak yatim yang keesokannya riang diberi santunan.
Anak kecil itu bukan lagi secuil.
Tubuh dan kepalanya tumbuh dan membesar
~masih saja doyan merepotkan Atid yang hinggap di pundak kirinya.

