oranment
play icon
Tidak Ada Hari Ini.
Puisi
Kutipan Puisi Tidak Ada Hari Ini.
Karya mugyarachmani
Baca selengkapnya di Penakota.id

Tiap pagi aku berharap ini bukan hari terakhir aku mengunyah oksigen dari adzan subuh dan notifikasi sahur darimu.

napasku tersengal ketika tahu sekaligus lupa kapan terakhir kali aku merasa mampu.

aku masih senantiasa dimakan pasal-pasal seksis, tentang bagaimana oranglain memandang tubuhku dan bagaimana aku diperlakukan. Aku masih putus asa sambil menjaga cita-cita makan malam denganmu. Ah, kau bisa menebas aduhku yang gaduh. Meskipun yang berserakan di hadapan kita berdua hanyalah sebutir halo yang gagu. 

--notifikasi yang limbung dan insecurity yang tak henti berfoya-foya.


Sayang sekali aku dan puisiku tidak pernah jadi dewasa seperti yang kita berdua harapkan. Aku masih sering menangis dan belum berhenti menangis. Lasak sekaligus benci melihat kecengenganku sendiri. Barangkali aku yang harus belajar jadi orang tua. Atau kenaifan kita yang masih terlampau muda. 


Kita sama-sama tahu apapun yang terjadi kita akan tetap hidup. Meskipun dengan perasaan tidak berarti. Meskipun dengan perasaan kosong. Meskipun sendirian. Kata-kata memang lebih mudah disunting ketimbang ingatan yang celaka. Tapi mereka telah kawin dan kita berdualah dosa-dosanya.


Andai tidak ada hari ini.

calendar
07 Jun 2026 19:34
view
6
idle liked
0 menyukai karya ini
Penulis Menyukai karya ini
close
instagram
Unduh teks untuk IG story
Cara unduh teks karya
close
Pilih sebagian teks yang ada di dalam karya, lalu klik tombol Unduh teks untuk IG story
Contoh:
example ig