

Kakak, perkenalkan aku si pengirim pesan yang tidak memiliki keberanian. Berlindung di balik ribuan orang, namun ingin menjalin kedekatan. Aku tidak sedang berbohong, kakak cantik mungkin ini terdengar cukup biasa namun menjadi luar biasa bagiku. Entah berapa banyak kata yang bisa aku tuangkan untuk menujukan kekagumanku ini. Kita baru bertemu, itu memang fakta namun rasa kagum ini bukanlah dusta. Aku merasa bahagia, walau interaksi kita tak sebanyak kakak dan dia. Orang mungkin akan mengatakan aku gila, namun itu tidak masalah karena aku sudah sering mendengarkannya. Beginilah aku, menyampaikan rasa lewat untaian kata. Berkenalan lalu menjadi teman adalah misi yang ingin aku lakukan, sejak pertama kali kakak memberiku bantuan. Namun apalah daya itu hanya angan, yang sekarang menjadi bayangan. Karena setelah kakak memberiku izin, aku harus pergi entah sampai kapan

