

Mencintaimu serupa perjudian—
tak ada jaminan menang,
hanya keyakinan bahwa bertaruh sekali
lebih baik daripada menyesal seumur hidup.
Aku sadar peluangku kecil,
namun tetap berharap
namaku kelak dipanggil
sebagai pemenang.
Sebab seperti perjudian,
yang paling jujur
bukanlah kemenangan—
melainkan risikonya.
Dan pada akhirnya,
aku harus menerima kebenaran
yang sejak awal telah kau bisikkan
tanpa kata-kata:
mencintaimu
adalah permainan
yang kalah.
Nawas
Krmj426

